BrebesNews.Co 5 November 2013 Read More →

Forum Pendidikan Anak Brebes Gelar Pelatihan Calon Kepemimpinan

* Libatkan 5 Forum Anak Desa Terintervensi Unicef

ldk3

BREBESNEWS.CO – Tantangan bangsa sekarang ini amat ketat, karena dunia menghadapi era globalisasi. Untuk  itu kedepannya jelas dibutuhkan pemimpin yang andal dan mempunyai visi ke depannya.

Sedang untuk melahirkan pemimpin yang mempunyai karakter, visi serta misi yang  hebat tidak semudah membalikan telapak tangan. Tetapi perlu proses yang panjang. Selain itu tempaan demi tempaan perlu di gemblengan sejak dini.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Forum Pendamping Anak (FPA) Kabupaten Brebes Adi Assegaf, saat mengikuti jalannya Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tingkat Kabupaten Brebes bagi anggota Forum Anak Brebes (Fanbres) di Pondok Pesanteren Modern Al falah Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom Brebes, Sabtu (2/11).

Adi berharap, lewat LDK akan terlahir generasi pemimpin yang berkualitas sehingga mampu membawa kemaslahatan umat terkhusus bagi warga Brebes.

“ Pemimpin yang berkarakter, berkualitas, serta berwibawa tentu akan mendatangkan kemajuan serta kemaslahatan umat atau rakyat yang dipimpinnya nanti,” tutur Adi.

Menurut Adi, Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang baru kali pertama digelar ini diharapkan peserta dapat menguatkan diri dalam forum anak. Selain itu adanya jalinan yang akrab untuk bisa saling mengenal lebih banyak anak-anak yang menjadi anggota Forum Pendidikan Anak yang ada di kabupaten Brebes.

” Selain melatih kepemimpinan sejak dini, kegiatan ini utamanya bisa membantu percepatan Brebes sebagai Kabupaten Layak Anak,” tamabah Adi

LDK yang mengusung tema Membangun anak Brebes menjadi generasi yang cerdas berkepribadian kuat dan berani, diikuti 41 peserta anak usia 14-17 tahun utusan dari 17 Forum Anak Kecamatan.

LDK juga diikuti utusan dari 5 Forum Anak Desa terintervensi Unicef yakni dari Kelurahan Brebes, Desa Kretek Paguyangan, Desa Salem, Desa Penanggapan Banjarharjo, dan Desa Plompong Sirampog.

Nisa Camilatun, salah seorang peserta wanita dari kecamatan banjarharjo mengaku gembira dengan mengikuti kegiatan LDK Fanbes. Menurut Nisa Camilatun, kegiatan Fanbes biasanya diadakan di hotel atau tempat tertutup atas fasilitasi Unicef dan BKBPP. Tetapi saat ini, dia beserta rekan-rekannya ditempatkan di lingkungan pondok pesanteren dan dilapangan terbuka dalam bentuk perkemahan.

“ Dengan kegiatan yang ditempatkan di tempatkan di alam terbuka ini, aku merasa tertantang,” ujarn Nila Camilatun penuh semangat.

Hal sama juga diungkpakan Afdar dari kecamatan Paguyangan. Dirinya merasa senang dengan adanya LDK ini. Pasalnya dengan mengikuti kegiatan ini, dirinya tambah mengerti soal dasar-dasar kepemimpinan. Selain itu juga menambah banyak teman.

” Dengan kegiatan ini, banyak menambah teman saya, khususnya di luar kecamatan Paguyangan,” ungkap Afdar.

Selama dua hari, mereka digembleng secara fisik maupun psikis di sekitar pondok. Antara lain tentang Aku anak Indonesia, Undang-undang no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Diskusi kelompok, pentas seni, Kabupaten Layak Anak, partisipasi anak dan lain-lain.(AFIF.A)

Posted in: Serba Serbi