BrebesNews.Co 1 November 2013 Read More →

Idza Priyanti : Tekan Stunting Dengan Ciptakan Keragaman Makanan

* Pemkab Brebes peringati Hari Pangan Sedunia ke 33 dengan gelar  Pasar Tani

pangan sedunia

BREBESNEWS.CO – Hari Pangan se-dunia ke 33 tahun 2013, yang jatuh pada tanggal 31 oktober, di peringati di kabupaten Brebes Jumat (1/11) dengan diawali senam indonesia sehat secara massal bersama Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, Wakil Bupati Brebes Narjo, Sekda Brebes H Emastoni Ezam SH MH, Kepala SKPD dan masyarakat Brebes.

Selanjutnya acara senam di tutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang hadiah lomba, dan peninjauan ‘Pasar Tani’ dan bazar olahan pangan dari perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pasar Tani, didukung Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Koperasi, Bappeluh, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW). Psar Tani yang digelar diramaikan 18 stand dengan menjajakan berbagai produk makanan.

Kegiatan Pasar Tani, bertujuan untuk menstimulasi dan memotivasi para stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan ketahanan pangan dan penyebaran teknologi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan produksi pangan.

Selain itu, Pasar Tani juga sebagai penyebaran informasi kepada masyarakat tentang pentingnya optimalisasi sumber daya lokal untuk kemandirian pangan sebagai ajang promosi dan edukasi dalam rangka kemandirian pangan.

Bupati Brebes Idza Priyanti SE, saat melihat-lihat pasar tani merasa senang dengan adanya kegiatan ini. Pasalanya kabupaten Brebes, yang 80 persennya adalah masyarakat tani. Bila produk pertanian bisa dipasarkan secara optimal, maka masyarakat tani bisa sejahtera.

” Saya sebagai bupati merasa senang, karena dengan adanya pasar tani, masyarakat bisa tahu produk pertanian, serta produk olahan hasil pertanian agar bisa menambah incame yang lebih optimal bagi petani,” ujar bupati ke sejumlah wartawan.

Menurut bupati, dirinya akan terus mendorong, jajarannya terutama Dinas Pertanian serta Kantor Ketahanan Pangan, agar senantiasa memberikan yang terbaik kapada petani dan selalu ber-inovasi menciptakan produk pangan selain bahan pokok beras.

” Biar tidak bosan makan, perlu juga ada inovasi untuk menciptakan bahan pangan yang lain. Yang penting makanan yang menyehatkan, bergizi, alami serta tidak mengandung bahan kimia yang membahyakan tubuh dalam menciptakan inovasi makanan tersebut,” tambah bupati.

Bupati berharap dengan banyaknya ragam makanan yang diciptakan, terutama dari bahan baku produk lokal, bisa memberi gizi yang berarti bagi masyarakat Brebes, sehingga nantinya tubuh generasi muda tumbuh menjadi berkembang dan tidak lagi mempunyai tubuh pendek (Stunting).

Ketua Panitia Hari Pangan se Dunia kabupaten Brebes Ir Gatot Rudiono MM, mengatakan, hari pangan sedunia mengusung tema optimalisasi sumberdaya lokal menuju kemandirian pangan serta menjadikan makanan pokok yang beragam.

” Makanan beragam (diversifikasi) menjadi alternatif untuk menekan stunting di Brebes.  Makanan beragam, kata Gatot, bisa berupa makanan palawija, jagung, kacang-kacangan dan lain sebagainya yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Diharapkan, dengan pemenuhan gizi berimbang akan stunting mencapai 45 persen dapat ditekan” ujar Ir. Gatot yang juga sebagai Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.

Jadi intunya menurut Gatot, masyarakat setiap hari jangan melulu di suguhi makanan pokok yang selalu berbahan dasar beras.

“ Kita harus sadar, kalau dalam satu makanan tidak mengandung semua nilai gizi. Misal beras, paling banyak mengandung karbohidrat sementara vitaminnya sedikit,” tutur Gatot

Selain Pasar Tani, juga digelar lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman. Sebanyak 25 peserta memeriahkan lomba tersebut. Mereka berasal dari utusan PKK Kecamatan, SMK dan GOW se Kab Brebes. (AFIF.A)