BrebesNews.Co 26 November 2013 Read More →

Sumbatan Sampah Di Sungai Belakang Pasar Induk Brebes Dikeluhkan Warga

* Selain bau yang menyengat dikhawatirkan akan menimbulkan banjir

IMG_20131126_135258

BREBESNEWS.CO – Saluran air ( sungai irigasi) di belakang pasar induk Brebes atau tepatnya di sebelah barat Makodim Brebes terlihat di penuhi sampah yang menumpuk memenuhi sungai. Sampah yang berasal dari aktivitas pasar itu mayoritas berupa plastik.

Jika tidak segera ditangani dikhawatirkan sampah yang menyumbat itu juga berpotensi menimbulkan luapan air ke daratan. Selain itu juga memantik adanya sekumpulan binatang seperti lalat.

” Tidak tahu, keadaan menumpuknya sampah sudah sekian hari, namun di biarkan saja tidak pernah di kuras,” ujar Karim Pedagang Nasi goreng yang biasa mangkal sekitar sungai irigasi tersebut kepada BREBESNEWS.CO  selasa (26/11).

Menurut Karim, dengan menumpuknya sampah di sungai irigasi daganganya agak terganggu. Pasalnya sampah tersebut mengakibatkan bau yang tak sedap dan menyengat.

” Baunya sangat menganggu dan menyengat. Selain itu dikhawatirkan juga bila air datang akan menyumbat perjalanan air hingga menimbulkan banjir,” tambah Karim

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Pemkab Brebes, H Satibi ST, saat dimintai keterangan soal banyaknya saluran air yang tersumbat mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya melakukan perbaikan infrastruktur maupun pemeliharaan.

Diantaranya perbaikan drainase perkotaan senilai Rp 800 juta yang tersebar di tujuh Kecamatan Brebes. Termasuk pemeliharaan pada sejumlah saluran dan drainase hingga normalisasi.

” Sekali lagi kami menghimbau kerjasama dari masyarakat untuk menjaganya, semua itu dilakukan untuk kepentingan orang banyak. Setidaknya jangan membuang sampah sembarangan, kalau banjir kan masyarakat juga yang rugi,” tandas Satibi.

Satibi berharap agar masyarakat membantu pemerintah mencegah terjadinya banjir. Setidaknya, dengan tidak membuang sampah pada saluran air.”Ini sudah masuk musim penghujan, jangan buang sampah sembarangan, baik di drainase maupaun saluran sekunder,” kata Satibi. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi