BrebesNews.Co 20 November 2013 Read More →

Tahun 2013, Hanya 3 Jamaah Haji Yang Meninggal Di Tanah Suci

silaturahim haji1

BREBESNEWS.CO -Pada musim haji 2013, yang melunasi BPIH 1434/2013 M berdasarkan data siskohat sejumlah 1.040 orang. Namun yang berangkat hanya 899 karena adanya kebijakan pemotongan 20 persen. Secara umum kondisi jamaah dari mulai persiapan, pemberangkatan hingga kepulangan keadaanya baik.

Dari ke 899 jamaah haji Brebes yang berangkat di tahun 2013 ini, terdapat 3 jamaah haji yang meninggal. Mereka yang meninggal karena disebabkan gangguan kesehatan. Mereka adalah Wasbari bin Takwad (57) dari Tegalgandu Wanasari, yakni berasal dari Kloter 12 meninggal di RS Arab Saudi Annur Makkah karena sakit kanker pada Jumat 4 Oktober 2013 dimakamkan di Syaroyi.

Kemudian Khamimah Kholifah bin Muan (65) dari Jatibarang Kidul RT 04/III, kloter 12 meninggal di RS Arab Saudi Annur Hospital Makkah pada Sabtu 26 Oktober 2013 karena sakit paru-paru dan dimakamkan di Syaroyi. Dan jamaah ke 3 yang dinyatakan meninggal yakni Sugram bin Dirja (69) dari Lembarawa RT 03/II kloter 13 meninggal di RS Arab Saudi King Faisal Hospital Makkah pada Rabu 30 Oktober 2013 karena sakit Kardio Vaskuler dan dimakamkan di Syaroyi.

Menurut Aqso, gairah untuk berangkat ibadah haji ke tanah suci bagi masyarakat Brebes sangat tinggi. Terbukti, sampai 20 November 2013 jumlah pendaftar yang telah terdaftar dan mendapatkan nomor porsi sejumlah 14.833 dengan masa tunggu hingga 14 tahun.

“ Bila mendaftar hari ini, kemungkinan berangkat menunggu sampai tahun 2027,” kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kab Brebes H Moh Aqso , saat membacakan laporannya dalam acara silaturohmi paska haji di pendopo kabupaten rabu (20/11).

Silaturahim diikuti para Jamaah haji yang baru saja menunaikan haji tahun 2013, wakil bupati, Forkompinda dan pejabat lainnya.

Sementara itu bupati Brebes yang diwakili wakil bupati narjo, mengatakan Jamaah haji di Kabupaten Brebes, hendaknya tanpa henti menebarkan kebaikan di masyarakat. Sebab, sosok haji akan menjadi barometer ahlak di masyarakat. Kemuliaan yang telah dicapai dengan perjalanan haji, akan terus memancar dengan memberikan teladan kebaikan di masyarakat.

Menurut Bupati, kebaikan yang ditebarkan para jamaah haji bisa dilakukan dengan selalu memberikan amal sodaqoh kepada tetangganya yang kurang beruntung, mendukung berbagai program pemerintah yang bisa meningkatkan derajat dan kemaslahatan masyarakat.

Jamaah haji bisa menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik, dengan semangat hidup yang baik pula. Meningkatkan amal yang nyata, memelihara dan melestarikan nilai-nilai kemabruran haji.

“ Setelah menyandang gelar haji, sekarang para bapak haji dan ibu hajah sangat dinanti partisipasinya dalam membangun peradaban manusia,” harap bupati. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi