BrebesNews.Co 12 November 2013 Read More →

Terdakwa Pencabulan Warga Bulakamba Diancam 15 Tahun Penjara.

IMG_20131112_140310

BREBESNEWS.CO -Sidang kasus pencabulan yang di lakukan terdakwa Agus Dianto (39) warga Selatri, kecamatan Larangan, membuat trauma sebut saja Bunga (16) warga Bulakamba, Brebes.

Sidang di gelar mendengarkan Keterangan saksi korban.Sidang di pimpin Teguh Aprianto SH dan kedua anggota, Derit Werdiningsih SH, Meniek Latuputi SH di PN Brebes, Selasa (12/11)

Berdasarkan keterangan dakwaan,terdakwa Agus Dianto berkenalan dengan korban melalui Seluler. Selang beberapa bulan terjalin hubungan berakhir dengan saling jatuhcinta.

Keinginan Agus untuk melakukan hubungan suami istri di tolak oleh korban, Bunga.Tidak kehabisan akal kemudian Agus mengancam Bunga dengan kekerasan. Dengan tindak kekerasan inilah Alhasil, Agus berhasil melakukan perbuatan bejat dengan memperdayai Bunga di lapangan sepakbola Selatri.

Tidak terima akibat perbuatan Agus, Bunga kemudian melaporkan ke Pihak Kepolisian.

Menurut JPU Endang Triningsih mengatakan terdakwa melakukan pencabulan anak di bawah umur. Berdasarkan dakwaan ke satu primer, terdakwa terbukti melanggar pasal 81 ayat 1 UU No 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak.

” Jadi terdakwa diancam 15 tahun penjara ,” ungkap Endang.

Dipaparkan Endang,sidang terdakwa Agus Dianto, menjadi perhatian warga masyarakat.Terdakwa tidak hanya diancam kurungan penjara tetapi juga di akan dituntut untuk harus membayar denda sebesar 60 juta subsider tiga bulan penjara.

” Menurut pasal tuntutan jaksa, dalam dakwaan ke-satu terdakwa terbukti telah melakukan pembujukan terhadap korban untuk melakukan persetubuhan,” terang Endang lagi.

Lebih jauh Endang mengatakan, sidang terdakwa kasus pencabulan anak dibawah umur tersebut akan kembali dilanjutkan pada, Selasa (19/11) pekan depan.

Agenda sidang lanjutan yang akan berlangsung nantinya adalah pembelaan.

“Jadi sidangnya ditunda dan akan kembali dilanjut pekan depan dengan agenda pembelaan ,” ujar Endang menutup pembacaan dakwaannya. (HENDRIK)

Posted in: Hukum, Kriminal