BrebesNews.Co 13 November 2013 Read More →

Wakil Bupati Narjo : Untuk Sekolah, Saya Terpaksa Jualan Majalah Di Bus

• 200 siswa SMA/SMK/MA ikuti saresehan pendidikan kebangsaan

narjo politik

BREBESNEWS.CO – Jangan di pandang saya sudah berhasil karena sempat menjadi anggota DPRD Brebes dua periode dan sekarang menjadi Wakil Bupati Brebes. Tetapi sesungguhnya, betapa kehidupan yang dialaminya saat masih muda sangat pedih dan perih.

Untuk bersekolah saja mengalami hambatan yang keras dan harus pontang panting dengan menjadi penjaja majalah di atas Bis Umum, demikian diungkapkan Wakil Bupati Brebes Narjo, saat membuka Sarasehan Pentingnya Pendidikan Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar SMA/SMK/MA se Kabupaten Brebes di Gedung Korpri Jalan Mayjen Sutoyo 29 Brebes, Selasa (12/11/13).

“ Saya melakukan hal tersebut dengan tulus ikhlas dengan satu tujuan mencari Ridlo Allah dengan jalan bisa membiayai sekolah,” ungkap Narjo jujur

Narjo melihat, betapa beruntungnya generasi sekarang dalam artian terpenuhinya segala fasilitas kehidupan. Meskipun, tidak sedikit genereasi kita yang keliru langkah akibat menyia-nyiakan kesempatan dan patah arang dalam mengarungi masa mudanya. “Generasi muda, hendaklah kreatif dan senantiasa memanfaatkan kesempatan meski dalam keterbatasan,” ajaknya.

Hendaknya, lanjut Narjo, generasi muda jangan melihat hasil yang dicapai. Tetapi pelajari dan hanyatilah prosesnya. Untuk mencapai kemerdekan, ada proses sumpah pemuda dan juga banyak pahlawan yang berguguran di medan laga. “Hasil yang kita dapatkan, adalah kristalisasi keringat bukan meraihnya dengan istans,” tandasnya.

Dalam seminar yang digagas Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Narjo juga memberikan 10 pertanyaan tentang nasionalisme kepada para peserta. Yang bisa menjawab, mendapatkan hadiah khusus dari wakil Bupati.

Ketua FPBI Gunawan Wibisono yang juga mantan Komandan Distrik Militer (Dandim) menambahkan, pembinaan terhadap generasi muda perlu dilakukan terus menerus sesuai perkembangan situasi dan kondisi.

“ Janganlah kita meninggalkan keturunan yang lemah, baik lemah iman maupun ilmu,” Tandas Gunawan.

Saresehan Pendidikan wawasan Kebangsaan diikuti sekitar 200 siswa SMA/SMKdan Madrasah Aliyah. (ILMIE).

Posted in: Serba Serbi