BrebesNews.Co 1 November 2013 Read More →

Warga Pandansari Dapat Pelatihan Olah Mangrove Menjadi Aneka Jajanan

pelatihan mangrove 024

BREBESNEWS.CO -Kelompok pegiat konservasi alam penanaman mangrove ( tumbuhan Bakau yang banyak di temukan seputar tambak-red), Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, mengikuti pelatihan pembuatan aneka kue atau jajanan yang bahannya dari biji mangrove.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari dari mulai 29 Oktober hingga 1 Nopember 2013 ini, berlangsung di rumah seorang warga Dukuh Pandansari, dan diikuti puluhan ibu dan bapak-bapak.

Pelatihan pembuatan aneka kue dari bahan baku biji mangrove ini, antaranya jajanan klepon, puding, dan keripik. Kegiatan pelatihan yang diikuti puluhan bapak dan ibu-ibu ini disambut antusias.

Tak hanya itu, kegiatan yang diikuti puluhan ibu-ibu dan bapak-bapak anggota kelompok ‘ Mangrovesari ‘, juga bukan hanya dilatih cara pembuataan aneka kue, namun juga menyangkut manajemen usahanya, termasuk pemasaran hasil kue yang nantinya diproduksi mereka.

Kegiatan ini juga melibatkan pihak lain, seperti perbankan dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI), Yayasan Keaneka Ragaman Hayati (Kehati), dan tim dari Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perinkanan (P2MKP) Surabaya.

” Bapa-bapa dan ibu-ibu, pelatihan ini tidak main-main, karena melibatkan banyak pihak dan datang dari jauh. Jadi ibu dan bapak-bapak harus benar-benar serius,” pesan Koordinator Program Pelatihan, Wahyudin, saat memandu pembukaan acara pelatihan, selasa (29/10) kemarin.

Lulut Tri Yuliani, dari P2MKP, menyebut pelatihan pembuatan aneka kue dari bahan biji mangrove itu, merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan bukan hanya di Kabupaten Brebes, namun juga di daerah lainnya di Inonesia.

” Kami sudah datang dari jauh-jauh, jadi mohon bapak dan ibu untuk tidak main-main dengan kegiatan ini. Kegiatan ini akan tetus kita pantau perkembangannya,” ujar Lulut.

Pegiat Lingkungan Kabupaten Brebes, Mashadi, mengatakan kegiatan pelatihan pembuatan aneka kue yang diikuti anggota kelompok Mangrovesari menganggap pelatihan ini sangat positif.

” Jadi angggota kelompok tidak hanya bergiat alam penanaman mangrove, tapi juga diupayakan agar kesejahteraannya meningkat,” ujarnya.

Pelatihan Ditutup hari jumat ini (1/11). Selain pelatihan olah Mangrove menjadi aneka kue atau jajanan, warga dukuh Pandansari desa Kaliwlingi ini juga di latih, khusus bapak-bapak juga dilatih membuat pupuk kompos yang bahannya dari daun mangga, jeruk serta sawo. (ILMIE)

Posted in: Ekonomi & Bisnis