BrebesNews.Co 13 December 2013 Read More →

444 Guru PAUD Se-Kabupaten Brebes Ikuti Pelatihan Mendongeng

guru PAUD1

BREBESNEWS.CO -Anak seusia 0-6 tahun adalah usia emas yang musti kita jaga, karena pada masa itu tergolong sebagai anak-anak yang menginjak usia emas. Karena pada masa itu, sebagai usia pertumbuhan yang memerlukan asupan gizi dan pendidikan yang positif dari orang tuanya. Termasuk dari Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat besar sekali peranannya dalam memberikan pendidikan pada mereka.

Hal itu dikatakan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE sebagaimana disampaikan oleh Wakil Bupati Brebes Narjo pada workshop atau pelatihan Pembelajaran Menggambar dan Bercerita Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kab Brebes, di Islamic Center Brebes, Jumat (13/12).

Untuk itu Bupati meminta kepada para guru TK untuk dengan ikhlas memberikan ilmunya dengan penuh semangat. Kehidupan mereka kedepan, menjadi tanggung jawab bersama untuk menjadikan anak-anak usia dini pada saatnya bisa menjadi generasi yang berkualitas.

“Tangan-tangan keikhlasan Bapak-Ibu guru PAUD atau TK akan mengantarkan ke generasi emas yang berkualitas,” kata Idza Priyanti sebagaimana disampaikan Narjo.

Ketua IGTKI Kab Brebes Susinem SPd AUD menjelaskan, digelarnya Workshop dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pendidik PAUD. Antara lain dengan memberikan layanan pendidikan yang bermutu bagi anak usia 0 sampai dengan 6 tahun.

Susinem dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan banyaknya guru PAUD yang belum mendapatkan sertifikat pendidikan. Dengan demikian belum mendapatkan tunjangan sertifikasi guru. Dari 1.152 guru TK dan PAUD hanya 250 orang saja yang sudah lulus sertifikasi.

“Selebihnya, sedang terus meningkatkan profesionalismenya agar benar-benar menjadi guru PAUD/TK yang profesional,” katanya.

Workshop mengundang juara mendongeng tingkat Nasional Kempho Antaka SPd dari Semarang. Dalam paparannya Kempho mengajak semua guru TK atau PAUD untuk selalu menciptakan inovasi pembelajaran. Disamping itu, kreativitas guru TK agar terus diuji setiap hari dengan cara saling memberi koreksi antar guru.

“Tidak perlu pelatihan khusus, tetapi hasil ciptaanya sendiri harus diuji terus menerus dihadapan teman-temannya untuk dikoreksi dan perbaiki hari demi hari,” katanya.

Dalam menggunakan alat peraga pendidikan, lanjutnya, juga harus memperhatikan efektifitasnya. Jangan sampai dengan alat peraga boneka misalnya, malah anak-anak tidak konsentrasi pada materi yang diberikan.
Workshop diikuti 444 orang guru PAUD dan TK seluruh Kabupaten Brebes. Mereka duduk lesehan secara santai di Aula Islamic Center Brebes. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan, Serba Serbi