BrebesNews.Co 9 December 2013 Read More →

Bupati, Wakil Bupati, Sekda & Ketua DPRD Tandatangani Pakta Integritas Anti Korupsi

* Peringati Hari Korupsi 9 Desember

bbbvvv

BREBESNEWS.CO – Memperingati Hari Anti Korupsi, yang jatuh pada tanggal 9 desember, pimpinan di jajaran Pemerintahan Kabupaten Brebes menyatakan untuk tidak melakukan korupsi.

Pernyataan sikap itu ditandai dengan penandatangan bersama untuk perang melawan korupsi melalui sehelai spanduk oleh Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE, Wakil Bupati Narjo, Sekda Brebes H Emastoni Ezam SH dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) H Illia Amin MMPd.

Penandatanganan pakta integritas itu dilakukan setelah keempat pejabat tersebut disodori pernyataan sikap oleh para aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Berantas Korupsi (LSM Gebrak) Brebes dan LSM Gerakan Tagih janji (Gergaji) usai dilaksanakan refleksi satu tahun kepemimpinan Idza-Narjo di kantor DPRD Brebes, Senin (9/12).

Dalam pernyataan sikap itu tertulis, Pernyataan Bersama Pemerintah Kabupaten Brebes Perang Terhadap Korupsi, kami yang bertandatangan di bawah ini menyatakan untuk tidak akan melakukan korupsi, akan bekerja secara maksimal untuk kepentingan rakyat, jika kami ingkar janji maka kami siap mengundurkan diri atau siap diturunkan dari jabatannya.

Dengan disaksikan puluhan masyarakat dan jajaran SKPD, keempat pejabat itu pun membubuhkan tanda tangannya.

Bupati usai kegiatan menyatakan komitmennya untuk perang terhadap korupsi di wilayahnya. Bahkan, dia mengaku sudah memberikan peringatan kepada jajaran diinstansi dan di dinas untuk tidak melakukan korupsi yang dikuatkan dengan penandatanganan pakta integritas.

” Setelah tanda tangan ini tentunya saya akan komitmen dan akan tindaklanjuti. Saya sebagai bupati akan sampaikan ke jajarannya, untuk senantiasa selalu antispasi dan berpegang pada pakta integritas bagi para pejabat SKPD,” kata Bupati Idza.

Sementara koordinator LSM Gebrak, Darwanto menyatakan atas penandatanganan sikap untuk tidak korupsi diharapkan agar betul-betul dilaksanakan. Sebab, penandatanganan anti korupsi itu juga pernah dilakukan oleh pihaknya pada tahun sebelumnya.

” Ini peringatan saja, jika memang masih korupsi maka bukan sekedar refleksi lagi, tapi kita akan demonstrasi, mereka harus siap mundur atau diturunkan jika terbukti korupsi,” tandas Darwanto. (HENDRIK)