By 1 December 2013

Gubernur Ganjar Jadi Dosen ‘Dadakan’ Di STKIP Bumiayu

ganjar1

BREBESNEWS.CO -Dalam rangkaian kunjungan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyempatkan diri sebagai dosen pada STKIP Bumiayu. Dia memberikan kuliah umum pada ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Islam (STKIP) Bumiayu sekitar 30 menit.

Dalam suasana keakraban, orang nomor 1 di Jateng itu memberikan kuliah secara ‘dadakan’ sembari berdialog dengan para mahasiswa, Sabtu (29/11).

Ganjar menjelaskan, bagaimana suatu daerah dibangun tidak terlepas dari aturan daerah dan tekad kepala daerah yang bersangkutan. Namun yang tidak kalah penting adalah partisipasi aktif masyarakat yang bersangkutan.

Tetapi ada juga daerah yang dikhususkan sesuai dengan karakter dan nilai-nilai sejarah yang mengikutinya. Ganjar menjelaskan, kehebatan 4 daerah yang diistimewakan yakni Nangroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, DI Yogyakarta dan Papua.

Keempat daerah tersebut ada kekhususan yang berbeda dengan provinsi lainnya. Jawa Tengah, menjadi daerah yang umum seperti provinsi-provinsi lainnya. Termasuk dalam pengembangannya, selain ada tekad yang kuat dari Gubernur dan DPRD juga perlunya partisipasi masyarakat.

Untuk itu, Gubernur berharap kepada para mahasiswa untuk mengambil peran dengan memberikan ide-ide cemerlang demi kemajuan Jateng. Termasuk pada saat Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan lebih peduli pada lingkungan sekitar dimana tempat KKN berlangsung. Syukur-syukur bisa merubah nalar dan memberi warna terbaik di masyarakat.

Ganjar juga memberikan pemahaman kepada para mahasiswa kalau program jadi prioritas dalam kepemimpinannya adalah penggarapan infrastruktur dan reformasi birokrasi. Dalam menggarap infrastruktur tidak hanya jalan dan jembatan tetapi juga infrastruktur pertanian seperti embung, saluran air dan sebagainya.

Reformasi birokrasi, dia berjanji akan menampilkan orang-orang hebat yang memiliki kemampuan luar biasa. Birokrasi yang dikembangkan, adalah birokrasi yang responsif terhadap masyarakat.

Selain itu, Ganjar meminta kepada para mahasiswa untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Jadilah pemuda yang berkualitas, yang sanggup merubah Jateng-merubah dunia. “Seperti kata Presiden Sukarno, Saya percaya dengan sepuluh pemuda berkualitas akan sanggup mengguncang dunia,” tandas Ganjar.

Salah seorang mahasiswa Desi menanyakan komitmen Ganjar mewujudkan tagline dalam kampanyenya ora ngapusi ora korupsi. Dan meminta agar STKIP dibantu untuk pengembangannya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, pembina STKIP Prof Yahya Muhaimin dan sejumlah civitas akademika STKIP Bumiayu. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi