BrebesNews.Co 29 December 2013 Read More →

Koordinator Fatayat NU Jateng Pantura Barat : Jangan Jauhi Penderita HIV/Aids

•Jateng nomor 2 penularan HIV/Aids dengan Jumlah 1.996 orang

pikm

BREBESNEWS.CO -Penderita Human Immunodeficiency Virus-Acquired Immune deficiency Syndrome atau (HIV/Aids) jangan sampai dikucilkan, tetapi harus mendapat kasih sayang dan perlakukan yang sama dan tidak perlu dijauhi. Sebab, berinteraksi sosial dengan orang yang telah terinveksi HIV tidak menyebabkan penularan HIV. Penularan HIV/Aids terjadi hanya melalui cara-cara yang spesifik (hubungan seks bebas).

Pernyataan ini disampaikan Koordinator Pengelola Program HIV/Aids SSR NU Jateng Fatayat 1 Wilayah Pantura Barat Dra Hj Nurhasanah, saat pembentukan Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat (PIKM) Bintang Sembilan PC NU Brebes, di gedung NU Brebes, Sabtu (28/12).

“Jadi jangan jauhi penderita HIV/Aids, tapi diberi bimbingan untuk bisa bersama-sama mencegahnya biar tak tertular pada masyarakat lainnya,” Kata Hj Nurhasanah lagi.

Menurut Nurhasanah, HIV/Aids tidak hanya menjadi masalah dinas kesehatan saja. Tetapi seluruh masyarakat wajib peduli terhadap penyakit yang mematikan itu, dengan cara mencegahnya secara bersama-sama. Termasuk warga NU untuk bersama-sama turut peduli terhadap HIV/Aids.

“Adanya Pusat Informasi Kesehatan Masyarakat diharapkan menjadi sumbangsih mencegah penularan HIV/Aids di Brebes,” tuturnya.

Nurhasanah prihatin, kalau ibu rumah tangga yang tidak mengerti apa-apa tentang dunia hitam ternyata justru menempati rangking kedua penularan HIV/Aids di Jawa Tengah pada tahun 2012.
Tahun 2012, peningkatan penularan yang signifikan terjadi pada remaja usia 15 sampai denga usia 24 tahun sebanyak 1.996 orang.

“Kalau usia produktif mereka sudah tercaplok HIV/Aids, maka masa depannya sangat suram. Perilaku seks bebas dan merebaknya narkoba menjadi pemicu utama perkembangan HIV/Aids,” tandas Hj Nurhasanah

Wakil Ketua PC NU Brebes Drs H Sodikin Rachman mengingatkan agar masyarakat mampu menjaga lima besar. Yakni menjaga akal, menjaga diri, menjaga keturunan, menjaga harta kekayaan dan menjaga agama.

“Menjaga diri dari pengaruh Virus HIV/Aids merupakan kewajiban yang harus kita lakukan,” pungkas H Sodikin Rachman. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi