BrebesNews.Co 10 December 2013 Read More →

Sidang Paripurna, 7 Anggota Dewan Mangkir Berangkat

* Tahun 2014, Anggaran Belanja dan Barang Kabupaten Brebes Rp 403.037.610.000,

paripurna

BREBESNEWS.CO -Sidang paripurna Pengambilan keputusan atas Raperda tentang APBD 2014 DPRD Brebes hari selasa, (10/12) dihadiri 43 anggotanya. Jadi sedikitnya ada 7 anggota DPRD yang absen atau mangkir dalam sidang Paripurna.

Ke 7 anggota yang tidak hadir diantaranya,( Partai Golkar ) Teguh Turmudi,Hj Maskiyah, Pamor Wicaksono, ( Partai Demokrat ) Heri Fitriansyah, Meilan Fauzi, (Partai Gerindra)Akhmad Mutaqin dan ( PPP) H.Imam Sairi.

Karena sidang paripurna dihadiri 43 anggota maka dinyatakan sah, karena sudah memenuhi kuorum 2/3 anggota dari 50 anggota keseluruhan.

Beberapa anggota dewan memang mengakui ada sejumlah oknum anggota dewan yang jarang berangkat. Ini merupakan suatu aib bagi anggota dewan yang malas memperjuangkan nasib rakyat. Terlihat, enam kali absen paripurna, namun yang ke tujuh berangkat dan ini berulang-ulang terjadi.

”Ada oknum dewan yang 6 kali absen paripurna, namun sidang paripurna ke tujuhnya berangkat. Kita tidak tahu kinerjanya model apa. sepertinya hanya akal-akalan untuk tidak diberi sangsi,” ujar salah satu anggota dewan yg enggan di sebut namanya.

Sementara itu dalam penyampaian Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE menjelaskan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Brebes terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Brebes tahun anggaran 2014, menyebutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, menganggarkan belanja dan barang pada tahun 2014 mendatang sebesar Rp 403.037.610.000, atau terdapat kenaikan belanja sebesar Rp 91.602.242.000,- dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 311.435.368.000,-.

Hal ini dikarenakan terkait dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2012 adanya pengalihan belanja yang semula dianggarkan pada belanja modal.

Karena itu, pada tahun 2014 mendatang dianggarkan pada belanja barang dan jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga/masyarakat seperti, belanja gedung, jalan, jaringan dan instalasi serta belanja sarana prasarana olahraga yang bukan merupakan aset pemerintah daerah yang nilainya kurang lebih sekitar Rp 124.799.880.000,-.

Anggaran belanja modal pada tahun anggaran 2014 direncanakan sebesar Rp 218.426.970.000,- atau naik sebesar 11,55% dari total belanja daerah. Sehingga terjadi penurunan anggaran sebesar Rp 219.233.677.000,- dari anggaran tahun 2013 sebesar Rp 437.660.647.000,“ (HENDRIK)

Posted in: Politik