BrebesNews.Co 22 January 2014 Read More →

9 ABK Asal Kluwut Terseret Gelombang Laut Di Lampung, 4 Selamat, 5 Hilang

Foto0191

* Gambar di ambil dari rekaman Phonsel penolong ABK Kapal Tongkang

BREBESNEWS.CO -Kembali warga Brebes yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) menjadi korban ganasnya gelombang laut. Kali ini 9 ABK Asal RT 02 RW 1 desa Kluwut Kecamatan Bulakamba tereseret Gelombang laut hingga tenggelam saat melaut mencari ikan dengan Kapal Motor (KM) Cantrang Putra Waras, diperairan laut Pulau 2 Provinsi Lampung Kamis kemarin (16/1).

Ke 9 ABK itu, 4 orang dinyatakan selamat dan kini pulang di desanya, Yakni Romli pemilik kapal, Nandi, Taufik dan Faturokhman. Sementara 5 orang lainnya yang terseret gelombang dan dinyatakan masih hilang, yakni Toto, Ali, Sofani, Purwanto dan Deni. Untuk Deni kabar terakhir sudah diketemukan, namun kondisinya sudah meninggal. Foto0189

Ditemui dirumahnya, korban selamat Faturokhman (31) mengatakan, ke 9 ABK yang semuanya warga Kluwut, berangkat melaut dari Pelabuhan Kronjo, Tanggerang Provinsi Banten. Saat itu ombak memang sedang tinggi, namun oleh pemilik kapal nekat melaut.

“Saya berangkat melaut hari Kamis pagi dari pelabuhan Kronjo Tanggerang. Namun setelah berlayar agak jauh ke perairan Lampng untuk mencari ikan. Setelah berlayar, dan waktu menunjukan sekitar jam 1 siang, tiba-tiba ombak besar mengantam kapal yang ditumpanginya hingga kapal terbalik,” ujar Faturokhman, Rabu (22/1).

Menurut Faturokhman setelah Kapal terbalik, dan posisinya tengkurap, sebenarnya ke 9 ABK sempat naik di atas kapal yang posisinya terbalik untuk menghindari tenggelam. Namun karena gelombang laut teramat besar, ke 5 ABK yang lain ternyata tidak kuat berpegangan kapal hingga terbawa arus laut. Sementara 4 ABK lain bisa selamat, meski harus berpegangan kapal yang tengkurap hingga tiga hari.

” Saya dan 3 rekan lainnya terombang-ambing gelombang laut selama 3 hari tanpa makan, dan tanpa minum. Baru di hari ke 3, yakni hari Minggu sore ada kapal jenis Tongkang yang mengetahui keberadaan Kami dan menolongnya,” tambah Faturokhman lagi.

Faturokhman mengaku, setelah ke 4 ABK bisa diselamatkan, Kami di bawa ke daratan dan dibawa ke RS. Di daerah Serang Banten selama sehari , yang kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing.

Tokoh masyarakat setempat ( desa Kluwut-red ) Haji Jabidi mengatakan, dari ke 5 ABK orang Kluwut, sudah ada kabar Rabu siang, sudah ditemukan satu korban atas nama Deni, tapi dalam kondisi tewas.

” Untuk jenazahnya masih berada di RS. Di Serang banten belum bisa dipulangkan,” kata Haji Jabidi saat bertandang ke rumah ABK Faturokhman.

Menurut Haji Jabidi, korban selamat yang juga pemilik Kapal Romli, juga masih berusaha mencari informasi keberadaan 4 ABK yang masih dinyatakan hilang itu.

Sebelumnya di bulan Desember 2013, 4 ABK asal kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes juga dikabarkan hilang, di terpa gelombang laut di perairan Kalimantan Timur. Hingga kini ke 4 ABK asal Kelurahan Pasarbatang ini belum ditemukan. (AFIF.A)

Posted in: Serba Serbi