BrebesNews.Co 23 February 2014 Read More →

Atmo Terbitkan Buku Bahasa Brebesan ‘Dikendangi Wong Edan Aja Njoged’

atmo dan habib lutfieBREBESNEWS.CO -Ketua Lembaga Seni Budaya Indonesia (Lesbumi) PCNU Kota Tegal, yang juga Kepala Bagian Humas dan Protokol sekertariat pemerintah Kabupaten Brebes, Drs Atmo Tan Sidik meluncurkan buku kumpulan tulisan karya miliknya.

Buku yang berjudul “Dikendangi Wong Edan, Aja Njoged” diluncurkan di Kampung Seni kawasan Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jumat sore (21/2) lalu.

Menurut Atmo, buku tersebut sengaja dirilis pada 21 Februari, bertepatan dengan peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional.

Buku “Dikendangi Wong Edan, Aja Njoged” karya Atmo berisi kumpulan kolom tulisan Atmo yang sudah lama ditulisnya dan diterbitkan di berbagai media dan majalah. Buku ini berisi esai-esai dalam bahasa Brebes-Tegal yang menyinggung kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk sentilan-sentilan politik.

Sebagai salah satu budayawan pantura yang sudah lama malang melintang nama Atmo memberikan sentuhan khusus sehingga menjadikan buku ini cukup dinanti oleh pembaca, termasuk penggemar kolom “Lha Kiyeh”, kolom berbahasa Brebes-Tegal asuhan Atmo yang terbit secara reguler di majalah Berita Berhias milik Pemkab Brebes.

Kualitas buku ini juga bisa dilihat dari sederet nama tokoh yang mau memberikan komentar di dalamnya, mulai dari nama Ulama Kharismatik, Habib Lutfi bin Yahya dari Pekalongan, Musisi sekaligus budayawan, Emha Ainun Najib, Penulis Internasional sekelas Ahmad Tohari hingga penulis sekaligus pengasuh ponpes, Hj. Masriyah Amva.

Buku milik Atmo berisi 38 kolom dengan jumlah halaman sebanyak 180 lembar.

Saat luncuran buku tersebut, turut hadir Wali Kota Tegal Ikmal Jaya, Wakil Bupati Tegal Hj Umi Azizah, Budayawan Internasional Ahmad Tohari, Ketua PCNU Kota Tegal Abdal Hakim dan sejumlah pegiat seni dan budaya Brebes Tegal Slawi serta undangan lainnya.

Luncuran dikemas dalam bentuk walimahan dengan sajian berkat yang diatasnya di kasih buku karya Atmo tersebut.

“Ini walimahan sistem gugur, yang tidak hadir ya… ga di kasih berkat,” seloroh Atmo yang juga Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes.

Habib Lutfi, memberikan pujian kepada Atmo tentang konsistensinya pada dunia kebudayaan pantura. Termasuk membukukan hasil pemikirannya dalam sebuah buku. Apalagi dengan menggunakan bahasa Brebesan yang sangat menyentuh masyarakat.

“Lanjutkan, Bang Atmo, dengan buku-buku lainnya,” pesan Habib saat menerima silaturahmi Atmo ke kediaman Habib di Pekalongan Ahad (24/2). (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi