BrebesNews.Co 20 February 2014 Read More →

PNS Brebes Kumpulkan Pakaian Bekas dan Uang, Sumbang Bencana Banjir Losari

pakean bekas

* Pakaian bekas layak pakai

BREBESNEWS.CO -Banjir yang melanda di 11 Desa di kecamatan Losari, Rabu (18/2) kemarin, menjadikan masyarakat Brebes simpatik dan prihatin. Rasa simpati tersebut diwujudkan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) kabupaten Brebes dengan mengadakan kuntengan, berupa pengumpulan pakaian bekas layak pakai, serta beberapa uang.

Pakaian bekas layak pakai serta uang yang dikumpulkan oleh tiap PNS di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) ini dikumpulkan ke pihak Humas pemkab Brebes, yang kemudian didistribusikan ke kecamatan Losari untuk disalurkan kepada warga.

“Pakaian bekas layak pakai serta uang sebesar 2 juta rupiah sudah diberikan di kantor kecamatan Losari, Rabu malam, untuk selanjutanya disalurkan ke warga yang membutuhkan,” ujar Kabag Humas, leawat stafnya Supendi kepada BREBESNEWS.CO Kamis (20/2) di kantor sekertariat pemda Brebes bagian Humas.

agus wulu

Menurut Supendi, pakaian yang sudah diberikan sekitar 5 karung serta uang sebasar kurang lebih 2 juta rupiah. Pakaian yang terkumpul selanjutnya, juga dikirim Kamis pagi tadi sebanyak 10 karung dengan menggunakan mobil kijang pick up.

“Kamis tadi pagi juga ada pakaian bekas layak pakai yang di bawa untuk diberikan ke korban bencana Losari,” ujar Supendi lagi.
Supendi menambahkan, untuk susulan pakaian bekas layak pakai yang terkumpul juga masih ada, beserta pampers (pakaian popok bayi) sekitar 2 bal yang akan diberikan ke bencana banjir Losari lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan BREBESNEWS.CO, Agus Simpe, lokasi jebolnya tanggul sungai Cisanggarung Kamis pagi sudah tampak asat. Warga pengungsi-pun sudah mulai pulang ke rumah masing-masing.

Seperti diberitakan, akibat hujan deras yang mengguyur di kabupeten Brebes khususnya di daerah Brebes selatan mengakibtakan 2 aliran sungai, yakni sungai Pemali di Brebes dan sungai Cisanggarung  meluap hingga menjebolkan tanggul di desa Babakan Losari. Banjirpun menggenangi rumah warga, terutama di desa Babakan dengan ketinggian sekitar 1 hingga 2 meter. (AFIF.A/AGUS SIMPE)

Posted in: Serba Serbi, Sosial