BrebesNews.Co 11 February 2014 Read More →

Proses Lelang Gagal, Jalan Poros Tengah Larangan-Bantarkawung Tertunda

jalan poros

* Ilustrasi

BREBESNEWS.CO -Menurut Kepala Kabag Pembangunan,Drs Edy Kusmantono Msi, proyek Jalan tembus dari Larangan-Jemasih-Sindangwangi-Bantarkawung tertunda akibat proses lelang gagal pada anggaran tahun 2013 lalu. Namun kegagalan belum tentu dibatalkannya agenda pembuatan jalan poros tengah, karena proses lelang tetap diteruskan tahun 2014.

”Jalan poros tengah antara Larangan-Bantarkawung, sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat yang berada di sepanjang jalan tersebut. Selain akan mempermudah akses perjalanan ke ibu kota kabupaten, keberadaan jalan tersebut diharapkan warga akan mampu meningkatkan geliat perekonomian setempat,“ kata Edy, di ruangan kerjanya, Selasa (11/2).

Terealisasinya jalan poros tengah akan membuktikan keberpihakan Pemda Brebes terhadap sektor infrastruktur.Pemda saat ini menitik beratkan konsentrasi pembangunan bagi perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan, tambah Edy Kusmantono.

”Jalan poros tengah itu, kita realisasikan secara bertahap melalui lelang,” tandas Edy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Brebes H.Ahmad Satibi mengatakan, proyek pembangunan jalan sepanjang 35 km tersebut akan menghabiskan dana kuranglebih Rp 50 miliar, yang dijadwalkan selesai pada 2016.

“Tahun ini sudah mulai, kita siapkan Rp 5 miliar dulu. Selanjutnya bertahap tahun depan 2015 hingga tahap akhir 2016, yang dijadwalkan proyek jalan poros tengah itu sudah rampung,” ujar Ahmad satibi

Menurut Satibi, sebenarnya Pemkab Brebes sudah bisa membangun jalan poros tersebut sejak setahun lalu. Namun penanggulangan bencana longsor di sejumlah titik di jalan tersebut membuat sebagian anggaran pembangunan jalan terpakai. Dia berharap ke depan tidak ada lagi kendala maupun bencana tanah longsor di tempat tersebut.

“Kebaradaan jalan poros tengah Brebes itu akan mendorong kegiatan ekonomi warga. Dengan demikian jalan yang akan di buat nantinya bisa memicu aktivitas perdagangan menjadi lebih ramai dan dinamis sehingga mensejahterakan masyarakat,” kata Ahmad Satibi, mengakhiri ucapannya. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi