BrebesNews.Co 10 February 2014 Read More →

Terkena TBC Tulang, Kakak Beradik Asal Bumiayu Terjangkit Kelumpuhan

lumpuh ishak

* Pasien TBC Tulang tengah di rawat di RSUD Brebes

BREBESNEWS.CO – Masa kanak-kanak mungkin paling senang untuk bisa bermain. Namun hal ini tidak bisa dirasakan dua bocah kakak beradik asal Desa Dukuhturi RT 03/ RW 03, Kecamatan Bumiayu ini.

Tiap hari waktunya dilaluinya dengan berbaring di tempat tidur karena terjangkit kelumpuhan. Kakak beradik itu, yakni sang kakak bernama Mohamad Zakaria (14) dan adiknya Mohamad Ishak (13). Mereka adalah anak kandung dari pasangan Karno (50) sebagai bapak yang mempunyai pekerjaan buruh kuli di pasar Bumiayu, dan Taribah (43) sebagai ibunya yang hanya ibu rumah tangga.

Ditemui di ruang bangsal anak RSUD Brebes, sang ibu Taribah mengungkapkan, anaknya yang bernama Zakaria sudah tergolek di tempat tidur selama 2 tahun akibat terjangkit kelumpuhan. Hal sama juga menimpa pada adiknya Ishak yang terjangkit kelumpuhan sekitar 2 bulan lalu.

“Kedua anak mulanya terlahir normal. Namun sang kakak zakaria sejak dua tahun lalu terjangkit kelumpuhan di susul adiknya Ishak dua bulan lalu,” ujar Taribah kepada BREBESNEWS.CO Senin (10/2).

zakaria lumpuh

Menurut Taribah, gejala awal kelumpuhan pada anaknya sama yakni, saat berjalan tampak tertatit-tatih dan harus berpegangan pada tembok atau benda lainnya. Kondisi itu berlarut yang berakibat tubuh beserta tangan serta kaki bocah ini semakin mengecil hingga tidak bisa jalan lagi.  Saat ini keduanya hanya bisa tergolek lemah di tempat tidur.

“Dengan fasilitas jamkesmas, 4 hari lalu anak saya di rawat di RSUD Bumiayu, tetapi oleh pihak RSUD Bumiayu di rujuk ke RSUD Brebes, dan mulai mondok di RSUD Brebes Sabtu kemarin,” tambah Taribah lagi.

Taribah mengaku, berdasarkan diagnosis dokter yang merawat ke dua anaknya, dijelaskan kalau ke dua anaknya terserang TBC Tulang, hingga tidak bisa berjalan lagi. Ke dua bocah tersebut tadinya sekolah di SD Negeri 1 Dukuhturi Bumiayu, tapi hanya sampai kelas 1 saja. Karena tergolek lumpuh, keduanya harus rela melepaskan masa sekolahnya

Oleh dokter RSUD Brebes karena peralatan belum memungkinkan, kedua kakak beradik ini rencananya akan di rujuk ke RS Kariyadi Semarang.

Taribah berharap ada warga Brebes yang sudi menolong beban penderitaan yang dialami kedua anaknya.

“Saat ini, untuk biaya perawatan jaga, saya hanya mengandalkan bantuan dari sanak saudara yang tidak seberapa,” aku Taribah. (AFIF.A)

Posted in: Serba Serbi, Sosial