BrebesNews.Co 8 March 2014 Read More →

Banyak Puskesmas di Brebes Tidak Penuhi Standar Pelayanan Kesehatan

dr. joko suyatno, tim pendamping DARI rs. dr. soesilo kab. tegal-presentasi RTL PUSKESMAS BREBES

BREBESNEWS.CO- Upaya Pemkab Brebes melakukan Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) makin gencar dilakukan.Peningkatan derajat kesehatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan di tengah masyarakat.

Bekerjasama dengan USAID melalui program EMAS-nya, Pemkab Brebes menyelenggarakan pendampingan klinis yang ditujukan kepada para Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat, Direktur Rumah Sakit, Tenaga Kesehatan mulai dari dokter, bidan juga perawat, Anggota Pokja Kesehatan serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Brebes.

Kegiatan pendampingan klinis dilaksanakan mulai Senin (3/3) kemarin hingga Jumat (7/3) yang dipusatkan di Gedung Pertemuan RSUD Brebes.
Selama lima hari, para peserta pendampingan disuguhi berbagai agenda kegiatan, mulai dari Tata Kelola Pusat Kesehatan yang baik dan benar, Diskusi, workshop hingga penyusunan Rencana Tindak Lanjut untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul.

Pendampingan dilakukan oleh Tim Emas Provinsi Jateng yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Emas Provinsi, Dr. Hartanto, M.Med.Sc serta menghadirkan tim dari RS. Budi Kemuliaan Jakarta dan RS. Dr. Soesilo Kabupaten Tegal sebagai bagian dari Tim Pendamping

Menurut Hartanto, tujuan dari upaya pendampingan klinis ini adalah pemahaman tim serta aktor (tenaga kesehatan) pada fasilitas kesehatan terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan bayi baru lahir (neonatus) berkelanjutan sehingga mampu dan bersedia menjadi model bagi pengembangan upaya peningkatan kualitas mutu kesehatan ibu di wilayah kerja dan sekitarnya.

Salah satu Tim Pendamping dari RS.dr Soesilo Kabupaten Tegal,Joko suyanto mengatakan pihaknya bersama Tim pendamping dari Provinsi maupun pusat menilai beberapa puskesmas di kabupaten Brebes tidak memenuhi standar kesehatan, seperti Puskesmas Jatibarang dan Puskesmas Losari.Puskesmas Jatibarang untuk ruang operasi bersalin dibawah dan kamar bersalin di atas.

”Ini jelas tidak memenuhi standar,karena pasien habis melahirkan di paksa naik ke lantai atas untuk tempat istrahat. Di Puskesmas Losari, PKL berjualan di depan jalan masuk puskesmas.bagaimana jika ada pasien yang buru-buru di tangani dokter sementara harus terhalang dengan adanya PKL di Jalan masuk?”kata Joko

Menanggapi apa yang disampaikan Tim Pendampingan Emas, Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE mengatakan bahwa seluruh elemen tim kesehatan, tanpa kecuali harus terus meningkatkan kerja dan kinerjanya. Bupati Idza percaya bahwa RSUD Brebes juga puskesmas-puskesmas termasuk tenaga kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Brebes akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi