BrebesNews.Co 15 April 2014 Read More →

Ahmad Syaefudin Juara LKI : Perkawinan Hal Yang Sakral Tapi Banyak Dilanggar

karya ilmiah

BREBESNEWS.CO -Dengan mengantongi nilai 245 Ahmad Syaefudin MPdI utusan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarharjo akhirnya berhasil menjadi juara pertama dalam Lomba Karya Ilmiah Keagamaan tingkat Kabupaten Brebes. Dia berhasil menyisihkan 17 peserta lainnya dari 17 utusan KUA se Kabupaten Brebes. Juara 2 diraih Alwi Irwanto SAg (225) dari KUA Larangan dan juara 3 dirah Abdul Azis MSi (220) dari KUA Losari.

Dalam karya tulis yang mereka buat, mayoritas berkutat masalah perkawinan, fungsi penghulu dan gonjang-ganjing biaya pernikahan.
Syaefudin misalnya, menyoroti tentang Undang-undang (UU) perkawinan yang meskipun sudah lama diterbitkan tetapi masih banyak dilanggar.

“Perkawinan menjadi sesuatu yang sakral, tetapi sering dilanggar,” kata Syaefudin usai menerima hadiah di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Brebes Selasa (15/4/14).

Menurut Syaefudin, UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan belum sepenuhnya dilaksanakan oleh warga. Banyak warga negara yang melanggar undang-undang tersebut tetapi belum banyak tindakan yang kongkrit. Masyarakt masih menganggap perkawinan lewat tokoh agama sudah dianggap sah. Padahal tidak ada bukti outentik yang dapat diakui secara agama maupun pemerintah.

Atmo Tan Sidik salah seorang dewan juri menilai, pada umumnya karya-karya para peserta sudah cukup bagus. Hanya saja masih masih banyak yang tidak mengindahkan tanda baca.

“Jangan terlalu mudah menyepelekan tanda baca atau satu huruf sekalipun karena akan membedakan makna,” kata Atmo saat menyampaikan penilaian pada saat mendengarkan presentasi dari peserta.

Menurutnya, kata Kepala Desa akan berbeda makna dengan kata Kepala Dosa hal tersebut hanya diganti huruf e dengan o. Begitupun dengan kata Dewan Perwakilan Rakyat bisa berubah makna bila diganti dengan kata Hewan Perwakilan Rakyat. “Kita harus jeli dalam menggunakan tanda baca, huruf maupun kata,” ujarnya.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kantor Kemenag Brebes H Imam Ghozali MPdI menjelaskan, lomba karya ilmiah digelar setiap tahun. Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menggairahkan budaya menulis di masyarakat Brebes.

“Juara pertama akan dikirim ke tingkat Provinsi dalam waktu dekat,” pungkasnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi