BrebesNews.Co 23 April 2014 Read More →

Pengecer Togel Hongkong Asal Paguyangan Diganjar 4 Bulan Penjara

togel

*Ilustrasi kupon togel

BREBESNEWS.CO -Pengecer judi togel Hongkong ini dinilai terkenal lihai. Beberapa kali petugas mencoba membekuk, namun acap kali gagal. Hingga hari naas membuat terdakwa yang tergolong masih muda ini tidak berkutik, setelah petuga berhasil membekuknya usai membeli rokok di sebuah warung.

Terdakwa yang kini harus berhadapan dengan meja hijau karena pekerjaannya mengedarkan togel Hongkong adalah Eko Margono (28) warga Dukuh Penyingkir, Desa Pagojegan,kecamatan Paguyangan. Terdakwa di ganjar vonis 4 bulan Penjara oleh PN Brebes,selasa (23/4).Terdakwa Eko Margono melakukan pekerjaannya yang meraup keuntungan tetapi tidak memikirkan resiko hukum yang di peroleh.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa 6 bulan penjara, namun vonis yang dijatuhkan yakni 4 bulan penjara. Hukuman ini lebih ringan 2 bulan dari tuntutan jaksa.

Dalam keterangannya Eko Margono kerap menawarkan judi togel Hongkong kepada sejumlah warga di desanya dengan iming-iming hadiah berupa pelipatgandaan uang jika nomer tersebut tembus. Hampir seluruh warga Desa Pagojegan mengetahui terdakwa sebagai pengecer Judi Hongkong.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU),Yan Ardiyanto terdakwa dengan sengaja menawarkan atau memberi kesempatan kepada umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam perusahaan perjudian. Dengan tidak peduli apakah untuk mengutamakan kesempatan itu diadakan syarat atau di pengaruhi suatu tata cara.

”Terdakwa di kenakan pasal 303 ayat (1) ke 2 KUHP tentang perjudian dan menuntut 6 bulan penjara,” jelas Yan Ardiyanto.

Sementara itu keputusan vonis dari Pengadilan Brebes memutuskan terdakwa,Eko Margono melakukan judi togel,Hongkong dikenakan pasal 303 ayat 1 ke 2 dengan memutuskan 4 bulan penjara.

”Terdakwa di vonis 4 bulan penjara lebih ringan dari tuntutan JPU. Hal ini di sebabkan karena terdakwa baru 2 bulan melakoni pekerjaan haram itu dan terdakwa sebagai tulang punggung keluarga. Barang bukti dirampas oleh negara yakni 1 Handphone,1 Buku tafsir mimpi, dan 1 hasil rekapan togel,” kata Anna Yulina ketua majelis hakim. (HENDRIK)

Posted in: Hukum