BrebesNews.Co 31 May 2014 Read More →

Dari Pembukaan Manaqib Qubro JATMAN : Revolusi Mental Harus Digelorakan

jatman

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, didampingi Bupati Idza Priyanti dan para kyai yang ikuti acara Manaqib Qubro JATMAN se Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.CO – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH mengajak kepada seluruh warga Jateng untuk melakukan revolusi mental. Revolusi mental harus digelorakan dan dilakukan karena sudah pada ambang batas toleransi. Berbagai kegiatan yang salah dianggap lumrah, Seperti kasus pungli jembatan timbang yang menyimpang dianggap hal biasa.

“Pungli di jembatan timbang itu bukan hal lumrah, tapi sudah jadi wabah penggrogotan mental,” kata Ganjar saat membuka acara Manaqib Qubro Jami’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyah (JATMAN) Se-Jateng, di Pendopo Bupati Brebes, Sabtu (31/05/14).

Revolusi mental harus dilakukan diberbagai bidang kegiatan, baik pemerintahan, bisnis maupun yang lainnya. Berbagai langkah bisa dilakukan dengan memaksimalkan kegiatan spiritual dan kultural agar terhindar dari praktek melukai hati.

Ganjar bangga dan salut atas terselenggaranya kegiatan Manaqib Kubro Jatman yang telah menyirami masyarakat Jawa Tengah dengan dzikir, manaqib, istighosah, pengajian dan lain-lain kegiatan spiritual.

Ganjar juga meminta kepada Jatman untuk menyampaikan tembusan hasil-hasil Manaqib Qubro sebagai acuan program pemprov Jateng. “Saya sangat membutuhkan hasil-hasil manaqib untuk diselaraskan dengan program pemprov demi kemaslahatan umat,” harapnya.

Gubernur didampingi Mudir Idaroh Wustho Jatman Jawa Tengah KH Dzikron Abdullah, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, Mudir Idaroh Syubiyah Brebes KH Ahmad Said Basalamah menabuh bedug pertanda pembukaan dimulai.

Ketua Panitia H Emastoni Ezam SH MH menjelaskan, Manaqib diikuti per Syu’biyah ada 20 orang Jatman, 5 Muslimat Thoriqoh dan 3 Matan (Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah. Namun, sebagaimana umumya kebiasaan kegiatan NU maka yang datang melebihi dari undangan resmi. “Yang diundang sekitar 1000, tapi yang datang bisa mencapai 2000 peserta,” kata Toni.

Dalam kegiatan Jatman akan diisi dengan sidang-sidang Komisi antara lain Komisi organisasi bertempat di Pendopo, Komisi Bahtsul Masail (Ponpes Assalafiyah II), Komisi Muslimat Thoriqoh (MTs N Model) dan Komisi Matan (Gedung PKK).
Kegiatan yang berlangsung 30-31 Mei 2014 itu juga akan diisi dengan Istighosah dan Pengajian oleh Ketua PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siraj dan Habib Luthfi BinAli bin Yahya. Mereka akan menyampaikan mauidlatul khasanah. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi