BrebesNews.Co 23 May 2014 Read More →

KH Taefur Arafat : Hati-hati Dengan Silaturohmi Caleg dan Calon Pemimpin

???????????????????????????????

KH Taefur Arafat saat memberi pengajian Isro Miroj di desa Kupu Kecamatan Wanasari

BREBESNEWS.CO -Wakil Katib Suriyah PC NU Banyumas Drs KH Taefur Arafat MPdI menilai, silaturahmi telah menjadi barang langka. Pasalnya, silaturahmi sekarang dilakukan tidak murni dan selalu ada tendensi. Terbukti, dari silaturahmi tersebut tidak membekas dan tidak konsistensi dengan kesepakatan yang telah dijalinnya.

Silaturahmi yang bertendensi, kata Taefur, sekarang lagi merebak seperti yang dilakukan para calon anggota dewan dan nanti juga akan terus berlanjut dilakukan oleh calon presiden dan para tim suksesnya. “Dengan senyum yang dibuat-buat dan memberikan janji-janji manis ibarat meninabobokan bayi yang hendak tidur terus dilakukan. Mereka hanya sekadar berucap manis atau bahkan mengelabui agar memilih dirinya sebagai pemimpin,” kritik mantan Ketua Tanfidziyah PC NU Banyumas itu.

Demikian diuraikan KH Taefur Arafat saat mengisi pengajian Isro Miroj di Masjid Jami Babussalam desa Kupu, Kecamatan Wanasari Brebes, Kamis malam (22/05/14).

Meski demikian, langkah silaturahmi tetap baik kalau terus dipupuk sehingga benar-benar menjadi silaturahmi yang murni demi mendatangkan keberkahan bagi negeri. Jangan karena gagal menjadi calon anggota dewan atau calon kepala desa lalu memutus tali silaturahmi.

Berbicara masalah Isro Miroj, Kiai Taefur mengingatkan untuk menempatkan posisi keimanan dalam menterjemahkan mukjizat dari Allah SWT, tidak dengan akal pikiran belaka. Ada tiga perkara yang disikapi dengan pendalaman hati yakni Mukjizat para Nabi, Karomah para Wali dan Maunah dari orang biasa. “Isro Miroj itu perkara yang harus didalami dengan hati, bukan akal belaka,” tandasnya.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Babussalam Drs H Sodikin Rachman menjelaskan, peringatan Isro Miroj Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai upaya mengingatkan kembali kelanjutan pembangunan Masjid Babussalam. Perintah sholat yang menjadi hasil dari peristiwa Isro Miroj akan memotivasi pembangunan masjid yang baru selesai 40 persen. Dari anggaran Rp 2,2 Milyar baru menyedot biaya Rp 1,3 Milyar. “Alhamdulillah, sumbangan terbesar dari masyarakat Kupu sendiri,” kata Sodikin.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab Brebes Drs H Imam Hidayat MPdI, Bendahara PC NU Brebes Drs H Sufa Wijaya, Kepala Desa Kupu Tobari SH dan ribuan pengunjung. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi