BrebesNews.Co 3 June 2014 Read More →

Kepala BPN Brebes : Baru 30 Persen Tanah di Brebes Bersertifikat

gunung jayalaksana

Kepala BPN Brebes, Gunung Jayalaksana SE,MM

BREBESNEWS.CO -Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes Gunug Jayalaksana SE MM mengungkapkan, Kabupaten Brebes yang memiliki wilayah terluas ke-2 se Jawa Tengah baru 30-35 persen tanah yang bersertifikat. Termasuk tanah milik pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes. Kondisi ini tentu membutuhkan ketelatenan dan upaya keras untuk mewujudkan daerah yang tertib bersertifikat.

“Status tanah itu penting, jadi jangan mengulur-ulur waktu pensertifikasiannya,” kata Gunung saat ditemui Humas di ruang kerjanya, Selasa (3/6/14).

Pihaknya berjanji akan membantu semaksimal mungkin upaya pemkab dan warga dalam mensertifikasikan tanahnya. Menurutnya, proses sertifikasi tanah tidak membutuhkan waktu lama dalam upaya melegalkan kepemilikan tanah, selagi tidak ada sengketa.

“Kami siap bantu Pemkab dan Warga Brebes mensertifikasikan tanahnya,” ujar Pria kelahiran Indramayu, 15 Januari 1970.

Pria yang mengaku seneng makan sate blengong ini, bertekad akan menyelesaikan percepatan sertifikasi tanah baik yang program nasional (Prona) maupun lintas kantor (lintor). Dirinya akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin baik lewat kantor di Jalan Yos Sudarso no 3 Brebes ataupun pelayanan lewat Mobil Larasita.

“Mobil Larasita, merupakan upaya jemput bola untuk warga yang jauh dari kota,” kata Gunung.

Upaya lain, kata suami dari Dewi Rahayu SE ini akan meredistribusi tanah yang baru ber SK jual beli menjadi sertifikat. Selanjutnya akan menempuh Reforma Agraria atau Pembaruan Agraria. Reforma Agraria ini merupakan proses restrukturisasi (penataan ulang susunan) kepemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agrarian (khususnya tanah).

Gunung juga akan menerapkan pelayanan transparansi biaya. Persoalan biaya sudah gamblang termuat dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 tahun 201 tentang Jenis dan Tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada Badan Pertanahan Nasional. “Pembayaran leat loket yang sudah tersedia dan transparan pembiayaannya,” tandasnya.

Untuk itu, tambah Gunung masyarakat hendaknya segera mendaftarkan tanahnya di BPN Brebes, dijamin tepat waktu sesuai dengan Strandart Operasional Pekerjaan.

Walau bagaimanapun, kata penggemar joging ini, dalam menata pertanahan di Brebes akan selalu memegang prinsip 5 M. Dalam melaksanakan kegiatan pelayanan kepada masyarakat tkami memegang prinsip lima M yaitu mau mendengar, mau menerima, mau mengerti, mau menghayati, dan mau melaksanakan,” tutur Gunung mengakhiri wawancaranya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi