BrebesNews.Co 16 June 2014 Read More →

Emastoni Ezam : Pembina Pramuka Bukan Ladang Pencari Finansial

ee

Emastoni Ezam Ketua Kwartir Brebes

*) 81 Guru Ikuti KMD

BREBESNEWS.CO – Menjadi pembina bukan berarti terjun ke ladang untuk mencari ganti finansial (uang) tetapi justru memberikan ilmu yang telah dimiliki demi mewujudkan generasi muda yang berkualitas.

Menjadi pembina berarti telah meneguhkan diri sebagai pengabdi untuk mengantarkan peserta didik berkepribadian pramuka, yang ikhlas bakti bina bangsa berbudi bawa laksana.

Demikian disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes H Emastoni Ezam SH MH pada pembukaan Kursus Mahir Dasar (KMD) tingkat Kwarran Brebes, di SMK Karya Bakti Jalan Taman Siswa Brebes, Jumat (13/6/14) lalu.

Menurut Kak Ton, demikian sapaan akrabnya, untuk mencetak peserta didik yang berkualitas, tentu terlebih dahulu harus menjadi pembina yang berkualitas. “KMD ini, saya yakin mampu menelorkan pembina cerdas dan berkualitas yang siap mendidik anak didik di gugus depannya masing-masing,” tegasnya.

Disamping itu, pembina bisa diarahkan untuk menjadi pembina pramuka mahir yang mampu membina satuan melalui berbagi pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang dimilikinya.

Perlu diketahui, lanjutnya, bahwa gugus depan yang maju harus digerakkan oleh para pembina yang ikhlas, maju dan berkualitas. Membina keikhlasan para pembina adalah bukan hal yang mudah karena sifat kepramukaan yang sukarela.
Untuk itu, jangan jengah untuk saling berbagi pengalaman dengan pembina lainnya, menambah bahan ajar secara mandiri, inovatif dan kreatif.

Menurut Panitia Pelaksana Drs Mudasir Iman, KMD tingkat Kwarran Brebes diikuti 81 pembina dari berbagai gudep di wilayah Kecamatan Brebes. Mereka nantinya diterjunkan langsung digudepnya masing-masing sehingga kegiatan kepramukaan bisa makin aktif dan semarak. Disamping itu, jumlah pembina mahir di Kwarran Brebes masih minim. Apalagi setelah diundangkannya UU Pramuka.

Penerbitan UU Pramuka, menjadikan pramuka makin kuat memiliki payung hukum dan di sekolahan juga sudah menjadi kegiatan ekstrakurikuler wajib. Sehingga membutuhkan pembina yang sangat banyak.

KMD berlangsung hingga Selasa, 18 Juni 2014. Para pelatih berasal dari Kwartir Cabang 11.29 Brebes. Selain teori, peserta juga mendapatkan kegiatan praktek dalam bentuk perkemahan selama dua hari, seperti yang dialami oleh adik-adik pramuka. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi