BrebesNews.Co 9 June 2014 Read More →

Polres Brebes Gelar 3 Perkara Pelanggaran Hukum

bui

Polres Brebes menunjukan 3 Tersangka dengan kasus hukum berbeda, dan satu barang bukti berupa pistol ilegal yang dipunyai salah satu tersngka

BREBESNEWS.CO – Polisi Resor (Polres) Brebes, Senin (9/6/2014), menggelar 3 perkara pelanggaran hukum. Ke 3 perkara pelanggaran hukum tersebut antaranya, penangkapan penjual dan penyelenggaraan judi jenis kuda lari (KL), Tindak pidana pencurian dengan pemberatan serta tindak penipuan dan atau penggelapan dengan barang bukti semuanya sepeda motor dan kepemilikan senjata api ilegal.

Didepan beberapa wartawan, Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo menjelaskan, ke 3 pelanggaran hukum yang berada di wilayah Brebes ini ditangani dalam rentan waktu bulan Mei hingga Juni. Dari ke 3 penanganan pelanggara hukum tersebut setidaknya polisi mengamankan 3 tersangkanya;

Judi Kuda lari, dengan tersangka Fauzan Syafei’i bin mohamad Syafi’i (44) beralamat di jalan H. Syatori Kelurahan Brebes Kecamatan Brebes. Untuk kronologis penangkapannya yakni, pada hari Kamis tanggal 05 Juni 2014, sekitar pukul 20.30 WIB atau setangah smbilan malam di lesehan warung Poci Komplek alun-alun Brebes telah terjadi penangkapan tersangka pidana dengan menjual kupon judi Togel Kuda Lari (KL).

Tersangka Fauzan yang kesehariannya mebuka warung poci lesehan di ssangka juga menjual (nyambi) menjual judi Togel j Kuda Lari (KL). Tersangka di diamankan berikut barang bukti berupa uang sejumlah 48.000 rupiah, 1 lembar kertas rekapan angka keluar, 3 lembar kertas pasangan dari pemasangandan 1 buah hendphone.

Tersangka mengaku menyetorkan pasangan Togel Kuda Lari pada saudara Bambang, dengan alamat Brebes, dan kini dinyatakan buron.

Dari praktik haram ini, tersangka menyatakan menerima imballan 5 persen dari Bambang selaku pengepul, dan ,mendapat 10 persen dari pemasang yang nomornya keluar. Tersangka dinyatakan melanggar pasal 303 ayat 1 ke-2 KUHP dengan ancaman pidana selama-lamanya sepuluh tahun, atau denda sebanyak-banyaknya dua puluh lima juta rupiah.

Tindak pidana ke dua yakni, pencurian dengan pemberatan dan penggelapan motor, dengan tersangka Khasanudin alias Khasan, Khasanudin melakukan kejahatannya dengan mencuri dan pemberatan di sekitar kecamatan Wanasari, serta Kecamatan Jatibarang. Penangkapan tersebut mengahsilkan barang bukti berupa 4 kendaraan bermotor roda dua.

Untuk tindak pidana ke 3 yakni pemilikan senjata api ilegal berbentuk pistol. dari penagkapan tersebut, polisi brebes menangkap Deca Versita bin Amir (37) wiraswasta dengan alamat perum New Shapir Regency RT 04/RW 09 Kelurahan Kober kecamatan Purwokert Barat Kabuapen Banyumas.

Kronologi penagkapan yakni, pada hari Selasa (3/6/2014) petugas kepolisian Brebes sedang melakukan operasi rutin menjelang pengamanan Pilpres. saat itulah pihak kepolisian mendapat informasi bahwa kendaraan sedan Honda City tahun 2003 warna hitam dengan nopol BE 1827 AD pengemudinya membawa senjata api. Setelah mendapat informasi tersebut, penyidik reskrim Brebes mencoba melakukan pengejaran mobil yang kebetulan melintas di wilayah hukum Kabupaten Brebes itu.

Dari pengejaran itu, terlacak pengemudi ternyata benar membawa senjata api ilegal berjenis pistol FN Walther Call 62 mm warna hitam berikut amunisinya berjumalh 6 butir.. tersangka kemudian diamankan polres Brebes dengan tuduhan melanggar pasal 1 ayat (1) Undang-undang darurat no 12 tahun 1951.

Kini ke 3 tersangka masih menjadi tahanan polres Brebes, dan masih di sidik intensif, untuk kemudian meningkat pada upaya sidang pengadilan. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal