BrebesNews.Co 18 July 2014 Read More →

Berkah Ramadhan, 268 Sertipikat ‘Prona’ Hak Atas Tanah Diserahkan

sertifikat 3

Warga menunjukan sertifikat tanah yang sudah jadi hasil proyek operasi nasional agaria (Prona), dengan di dampingi kepala BPN Brebes Gunung Jayalaksana SE MM di sebelah kanan tengah

BREBESNEWS.CO -Berkah Ramadhan, Kepala Kantor Pertanahan Kabupeten Brebes Gunung Jayalaksana SE MM menyerahkan 268 sertipikat Hak Atas Tanah. Sertipikat yang diserahkan merupakan legalisasi asset yang umum dikenal dengan Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria), UKM, Nelayan, Petani dan Redistribusi Tanah yang dibiayai APBN.

“Alhamdulillah ada 268 sertipikat tanah yang diserahkan kepada pemiliknya. Dalam bulan Juli ini, kami menargetkan 702 sertipikat,” terang Gunung disela pemberian sertipikat di Balai Desa Bulakamba, Kamis (17/7/14).

Dari 268 sertipikat Hak Atas Tanah, untuk program Prona, sebanyak 191 sertipikat bagi tanah milik masyarakat kurang mampu di desa Bulakamba, Kubangjati (Ketanggungan) dan Sigentong (Wanasari).

Sebanyak 38 Sertipikat Tanah Nelayan yang merupakan sertipikasi tanah Lintas Sektor yang bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Brebes. “Sertipikat ini diberikan kepada para nelayan di desa Kertabesuki (Wanasari), Pesantunan (Wanasari) dan Desa Tengki (Brebes).

Selanjutnya, masih kata Gunung Sertipikat Redistribusi Tanah atau pensertipikatan tanah kepada masyarakat petani penggarap tanah pertanian yang sedang digarapnya berupa sertipikat hak milik. “Sertipikat yang diserahkan sebanyak 39 sertipikat di desa Cigedog dan Jagapura Kecamatan Kersana,” tutur Ayah dari Puspa Ayunda Gunadera (10) dan Nauval Yafinda Gunadera (7).

Gunung menjelaskan, dalam tahun 2014 Kabupaten Brebes mendapatkan program sertipikasi tanah melalui legalisasi asset yang dibiayai APBN. Untuk Prona sebanyak 2.500 bidang, UKM (Usaha Kecil dan Menengah) sebanyak 100 bidang, Nelayan sebanyak 300 bidang, Petani sebanyak 100 bidang dan Redistribusi Tanah sebanyak 150 bidang.

“Program ini sebagai wujud nyata tanah untuk keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat diseluruh Indonesia. Khususnya untuk mewujudkan masyarakat Kabupeten Brebes yang mandiri produktif, sejahtera dan berkeadilan,” ujar Pria kelahiran Indramayu, 15 Januari 1970. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi