BrebesNews.Co 21 July 2014 Read More →

Dermawan Bulakamba Santuni 200 Jompo dan 55 Anak Yatim

hen-rudianto

Rudianto berbaju koko putih saat memberikan bingkisan dan salam kepada anak yatim seputar desa Bulakamba

BREBESNEWS.CO -Sosok dermawan selaku pemberi zakat kepada anak yatim dan orang jompo, Rudianto warga Sirandu, Desa Bulakamba kecamatan. Bulakamba,Brebes mengajak dan menjamu warga serta menyantuni anak yatim di kediamannya desa Bulakamba, Sabtu (19/7/2014).

Rudianto yang lama berdomisili di Jakarta dan menjadi anggota TNI AL ( Angkatan Laut) aktif menyempatkan waktu untuk memberikan sedikit rejeki bagi warga kampung halamannya. Dengan mengajak buka bersama Rudianto bersama keluarganya menyantuni 200 orang tua jompo dan 55 anak yatim piatu.

Dalam sambutannya,Rudianto mengatakan Acara Buka puasa bersama makin mempererat solidaritas antar warga apalagi baru diadakanya Pilkades,Pileg Dan Pilpres.

”Kita lupakan Pesta demokrasi yang lalu. Mari bersama membangun dan membantu masyarakat yang kurang beruntung terkhusus di desa Bulakamba,” ungkap Rudianto.

Sementara Ustadz Ujo atau Ustadz Dirjo yang mengisi siraman rohani menyebutkan Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia, salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim, sesungguhnya anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita.

“Mereka tidak mungkin mendapat kasih sayang dari orang tuanya yang telah tiada, jika anda melihat seseorang yang menyayangi anak yatim dan menyatuni mereka maka ketahuilah bahwa ia adalah seorang yang berbudi dan berakhlak mulia,” tandas Ujo.

Ustazd yang terkenal guyonannya mengungkapkan banyak orang kaya namun perhatian dan kepeduliannya terhadap orang miskin nihil.

” Allah SWT dalam surat Al-Maun sangat mengecam orang-orang yang tidak peduli dan menghardhik anak yatim serta tidak memberi makan orang miskin adalah sebagai orang yang mendustakan agama.Masa melarata belih wong sugih memberi zakat,” ujar Ujo mengkahiri tausiyahnya. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi