BrebesNews.Co 16 July 2014 Read More →

DHA : Belanja Rokok Masyarakat di Brebes Capai 600 Milyar Lebih

3

Saat loka karya kesehatan yang diadakan kantor dinas kesehatan dan jajaran pemda Brebes

BREBESNEWS.CO – Sesuai hasil penelitian yang dilakukan TIM District Health Account (DHA) Kabupaten Brebes bahwa jumlah Konsumsi masyarakat kabupaten Brebes terhadap belanja rokok jumlahnya mencapai Rp. 661.600.683.119,-/ ( enam ratus enam puluh satu milyar, enam ratus juta, enam puluh juta delapan puluh tiga ribu puluh, seratus Sembilan belas rupiah) selama setahun.

Sedangkan untuk pengeluaran kesehatan hanya Rp. 363.848.314.713,-/ ( tiga ratus enam puluh tiga milyar, delapan ratus empat delapan juta, tiga ratus empat belas ribu, tujuh ratus tiga belas rupiah) per-tahun.

Hal tersebut disampaikan Tim DHA dalam acara Lokakarya Hasil Perhitungan DHA dalam rangka studi pembiayaan kesehatan di daerah bermasalah kesehatan. Yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes di Ruang Oprasion Room Setda Brebes Rabu (16/7/2014) pagi tadi.

Dengan penelitian itu, artinya anggaran yang dikeluarkan masyarakat untuk mengkonsumsi rokok jauh lebih besar dari pada anggaran untuk kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Dilihat dari data yang ada tersebut, artinya masyarakat sebetulnya mampu untuk membiayai jaminan kesehatanya sendiri, karena premi yang dibayarkan pada jaminan kesehatan jauh lebih kecil jumlahnya dibandingkan dengan biyaya konsumsi rokok yang mereka keluarkan.

Hadir pada acara tersebut Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti,SE, Staf ahli bupati bidang kesra, Badan Litbang Kementrian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Kepala RSUD Brebes dan Bumiayu, Kepala Puskesmas serta Kepala SKPD yang diundang hadir.

Wahyu Nugrahaeni, SKM. M.Kes staf Badan Litbang Kemenkes yang juga Pembina TIM DHA Kabupaten Brebes mengatakan DHA merupakan Pencatatan Arus dana kesehatan secara sistematis dan komperhensif dalam system kesehatan suatu wilayah dalam satu tahun tertentu. yang bertujuan untuk menjawab mobilitas sumber dana kesehatan, kontribusi masing masing sumber, pelaku utama dalam pembiyayaan kesehatan, alokasi sumberdaya kesehatan dan segmen penduduk yang mendapat manfaat.

Dalam acara tersebut TIM DHA memaparkan semua hasil Penelitian yang telah dilakukan kepada Bupati dan seluruh peserta lokakarya dan memberikan saran kepada Pemerintah Kabupaten Brebes untuk segera melakukan tindakan-tindakan strategis diantaranya, perlunya kecukupan anggaran kesehatan, perlu upaya perbaikan alokasi anggaran priritas KIA Gizi, HIV / AIDs, Kusta, kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan.

“Perlu adanya komitmen PEMDA dan legislative terhadap kesehatan, agar DHA dapat dilaksanakan secara regular, maka TIM DHA Kabupaten Brebes perlu di SK-kan,” ujar Wahyu Nugrahaeni. (AFiF.A)

Posted in: Sosial