BrebesNews.Co 4 July 2014 Read More →

Kicauan Hari Santri Sinting, Dapat Protes Solidaritas Santri Brebes

Foto0559

Para santri yang tergabung dalanm solidaritas santri Brebes, berdemo di kantor Panwaslu Brebes, menuntut Fahri Hamzah yang berkicau lewat akun twiternya yang menyatakan usulan hari santri adalah sinting

BREBESNEWS.CO – Sekitar 200-an santri, Jumat sore (4/7/2014), melakukan aksi demo ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Brebes. Mereka merasa tersinggung, akibat omongan salah satu pendukung calon presiden Prabowo-Hatta yang mengatakan dalam akun Twiternya, memberi kicauan bila Pasangan Jokowi JK yang akan menjadikan 1 Muharram dijadikan hari santri berarti sinting.

Demo dengan kawalan petugas kepolisian dimulai dari pondok Assalafiyah II kampung Saditan Brebes menuju kantor Panwas yang berjarak sekitar 200 meter. Dengan pengeras suara dan beberapa poster, 200-an santri yang terdiri dari santri Al-Falah Jatirokeh Songgom,Santri Ponpes Assalafiayah Luwungragi Bulakamba, dan alumnus santri se Brebes-Tegal, memprotes pernyataan pemilik akun Twiter Fahri Hamzah.

Mereka juga membawa poter yang berbunyi kecamaan kepada Fahri Hamzah, yang antaranya bertuliskan, Hanya orang sinting yang bilang santri sinting, Fahri wajib meminta maaf, dan santri bersatu tidak bisa dikalahkan.

Koordinator demo, Bayu Rohmawan menyatakan kekesalannya pada Fahri Hamzah yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang ber-afiliasi dengan capres pasangan Prabowo-Hatta. Meski demikian pendemo menyatakan, aksinya tidak ada kaitannya serta kepentingan dengan salah satu Capres-pun.

“Kita ke Panwaslu murni dari solidaritas santri yang merasa tersinggung dengan pernyataan Fahri Hamzah. Usulan dari capres nomor 1 Jokowi-JK dengan janji akan menjadikan hari 1 Muhharam ( tahun baru islam) sebagai hari santri dinyatakan ide sinting,” seru Bayu Rohmawan dalam orasinya.

Padahal menurut Bayu lagi, para santri-lah dulu yang menegakan perjuangan pada awal kemerdekaan. Tapi kenapa justru ketika diberi usulan penghargaan dinyatakan sinting.

“Kami bersama rekan-rekan santri merasa tersinggung dan menuntut ke Panwas agar segera menindak tegas orang yang menyatakan hari santri itu Sinting,” tandas Bayu.

Ke 200-an santri di terima oleh ketua Panwaslu Brebes Mohamad Ma’ruf. Menurut Mohamad Ma’ruf pernyataan sikap yang tertuang dalam tulisan dari solidaritas santri Brebes, akan dikirimkan sesegera mungkin ke Panwaslu Jawa Tengah, yang selanjutnya akan dikirm juga ke Panwaslu Pusat. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi