BrebesNews.Co 18 August 2014 Read More →

3 Tahun Absen, Kaum Muda Desa Wlahar Peringati HUT RI dengan Ragam Lomba

• Sebelumnya absen selama 3 tahun.

eko

Para warga desa Wlahar Kecamatan Laraangan sedang meramaikan lomba menari dengan ditengah kening terselip jeruk. Bila jeruk terjatuh peserta dianggap kalah

BREBESNEWS.CO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus, bukan saja dominan diperingati kaum perkotaan. Di Desa Wlahar Kecamatan Larangan, HUT RI yang ke 69 juga tak ketinggalan diperingati dengan berbagai lomba meski dengan suasana sederhana. Aplagi sudah 3 tahun ini di desa yang berada di ujung selatan Larangan ini absen dari perayaan, dikarenakan HUT RI biasanya berbenturan dengan bulan Ramadhan.

Acara yang di isi oleh berbagai jenis mata lomba dengan jumlah perlombaan 17 mata lomba antaranya, balap karung, balap sandal bakiak, balap kelereng, masukan paku ke botol, panjat pinang, joget jeruk, sepeda santai, sepak bola perempuan dan lain-lain di ikuti oleh semua kalangan dari anak kecil hingga dewasa,

Perlombaan yang di laksanakan dari hari Jumat (15//8/2014) hingga Sabtu malam (17/8/2014) di tutup dengan “Panggung Gembira”. Acara lomba bertempat di SDN Wlahar 3 Kecamatan Larangan.

Meski terkesan sederhana namun acara lomba menjadi magnet tersendiri oleh masyarakat untuk ikut berbondong-bondong datang untuk ikut berpartisipasi dan mengikuti beberapa lomba yang di sediakan oleh panitia dengan antusiasme masyarakat yang ikut lomba sangat luar biasa membludak.

Eko Dardirjo selaku ketua panitia Perlombaan HUT Kemerdekaan RI Ke -69 Desa Wlahar Kecamatan Larangan mengatakan dirinya sangat bangga terhadap masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam acara yang di sediakan oleh panitia

“Antusiasme masayarakat yang ikut perlombaan sangat luar biasa dari anak kecil sampai dewasa. Oleh karenannya panitia sangat senang dan semangat dalam menjalankan setia perlombaan,” jelas Eko di sela-sela acara perlombaan.

Eko Dhardirjo yang juga aktifis KPMDB Jakarta mengaku, meski Desa Wlahar merasa tertinggal karena belum adanya jembatan penghubung, namun warga desanya juga bisa merasakan meriahnya HUT RI yang ke 69 ini.

Hal senada di katakan oleh salah satu masyarakat sekitar, yakni Wathi. Wathi yang biasa di sebut bunda Wathi merasa bangga dan senang setelah mengikuti salah satu perlombaan. Bunda wathi mengaku ada kesan meriah setelah 3 tahun berturut-turut tidak pernah memperingati perayaan dikarenakan hari 17 Agustus pas dengan jatuhnya di bulan Ramadhan.

“Sangat seru dan senang karena 3 tahun tidak ada acara perlombaan seperti ini di desa,” ujar bunda Wathi setelah ikuti lomba sepak bola perempuan.

Peringatan HUT KEMERDEKAAN RI yang ke – 69 ini yang di laksanakan oleh pemuda-pemudi desa Wlahar di awali dengan menyelenggarakan upacara dan di lanjutkan dengan perlombaan dari jam 09.00 WIB-17.30 WIB. Terakhir puncak acara diselenggarakan pada malam Minggu dengan menggelar panggung gembira sampai larut malam.(*)

(Berita kiriman Eko Dhardirjo, Wlahar Larangan)
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi