BrebesNews.Co 4 August 2014 Read More →

Mantan Rektor UPS Tegal, Maufur : Jadi Kaum Elit Itu Sulit

maufur

Dr. Maufur MPd

BREBESNEWS.CO -Menjadi kaum elit jumlahnya sangat sedikit karena memang memiliki kelebihan luar biasa dibandingkan dengan yang lainnya. Kalau banyak, artinya kerumunan (crown), jamaah atau massa yang memiliki standar keahlian rata-rata.

Untuk menjadi elit itu sulit, perlu penggemblengan yang matang, tangguh dan mampu mempertanggungjawabkan derajat keilmuannya pada masyarakat luas.

Demikian disampaikan mantan Rektor Universitas Panca Sakti (UPS) Kota Tegal Dr Maufur saat mengisi Halal Bihalal dan Temu Alumni Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) se Nusantara di Sekretariat KPMD Jalan Ustadz Abas Brebes, Minggu (3/8/14).

Dia menyarankan kepada anggota KPMDB untuk menjadi elit yang berwibawa dengan menjadi pembaharu (agent of change). Dengan jalan menguasai satu bidang disiplin ilmu khusus sebagai bentuk kompetensi di samping harus terus memperkaya bidang ilmu lainnya.

Islam telah memberi rambu-rambu sebagai kaum elit setidaknya ada tiga orang. Yakni, pertama orang yang mampu memaafkan yang menyakitinya. Kedua, berderma kepada orang yang tidak pernah memberi. Ketiga, orang yag menyambung silaturahmi pada yang memutuskan tali silaturahmi.

“Ketiga orang tersebut tergolong elit, karena sangat sedikit orang yang mau bertindak yang bertolak belakang dengan hati nurani yang melawan logika,” tutur pria kelahiran Ketanggungan Brebes 26 Februari 1956 itu.

Selain pernah jadi Rektor juga mantan Wakil Wali Kota Tegal tersebut juga bercerita ketika masih menjadi Ketua KPMDB Wilayah Semarang, dirinya mengundang seluruh anggotanya. Namun apa lacur? Hanya dia sendiri yang hadir dan sejak itu dia menyimpulkan kalau menjadi elit memang harus tahan banting.

“Elit bukan tersisih, tetapi sulit dicarikan penggantinya. Seperti Kiai yang sangat sulit untuk mendapatkan penggantinya setelah dirinya wafat,” pesannya.

Drs Atmo Tan Sidik yang mewakili Bupati Brebes menyambut baik upaya KPMDB merekatkan jalinan silaturahmi dengan anggota dan alumni. Karena dengan memupuk paseduluran akan melahirkan gagasan dan pemikiran yang cerdas yang bisa memberi kontribusi kepada daerah. “Pemkab sangat membutuhkan kontribusi dari para elit mahasiswa dan pelajar Brebes,” tegasnya.

Ketua KPMDB Pusat Moh Asy Ari menjelaskan, halal bihalal digelar selain untuk memupuk silaturahmi juga sebagai bentuk konsolidasi anggota serta sosialisasi program. “Ini program tahunan, yang mudah-mudahan bermanfaat banyak untuk anggota dan masyarakat,” tutur Asyari. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi