BrebesNews.Co 8 August 2014 Read More →

Masuk Gugatan MK, Kotak Suara 14 Kecamatan di Brebes Dibuka

Foto0615

Prosesi pembukaan kotak suara dengan disaksikan oleh 5 anggota Komisioner KPUD Brebes, Perwakilan Panwas Brebes, Kepolisian dan 2 Saksi pasangan calon presiden

BREBESNEWS.CO -Masuk gugatan materi Mahkamah Konstitusi (MK) pada sidang ke dua, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Brebes akhirnya membuka kotak suara di 14 kecamatan yang di duga masih bermasalah dalam hasil perhitungan.

Alasan pembukaan kotak suara ini, karena dalam gugatan materi susulan oleh tim Prabowo-Hatta Kamis (7/8/2014) mencantumkan dugaan selisih perhitungan C1 dan Daftar Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb) yang ada di Kabupaten Brebes.

Menindaklanjuti dari gugatan materi MK inilah, kotak suara di buka oleh pihak KPUD Brebes Jumat sore (8/7/2014) yang terdiri dari 5 komisioner KPUD, dengan disaksikan Panwas Kabupaten, Kepolisian, dan 2 saksi dari calon presiden yang ada di Kabupaten Brebes, Wanuri (Capres no 2 Jokowi-JK) dan Siswadi (Capres no 1 Prabowo-Hatta).

Ke-14 kecamatan dengan perhitungan bermasalah itu antaranya di Kecamatan Larangan, Ketanggungan, Bantarkawung, Salem, Bumiayu, Paguyangan, Jatibarang, Wanasari, Brebes, Songgom, Bulakamba, Kersana, Tanjung, Losari. pembukaan dilakukan di Aula Kantor KPUD Brebes Jl. MT. Haryono.

Ketua KPUD Brebes M Riza Pahlevi dalam sambutannya sebelum pembukaan kotak suara menjelaskan bahwa hal itu karena dari amanat KPU Pusat karena di Kabupaten Brebes pada gugatan pemohon pasangan Capres Prabowo-Hatta dianggap bermasalah.

“Kotak ini akan di buka dan akan di ambil berkas suara yang di perlukan, yakni kertas form C1 yang ber-hologram form D1 dan Form D untuk diserahkan ke pihak KPU Pusat Sabtu besok yang untuk kemudian akan di crosscek dan menjadi bukti di sidang MK,” ujar Riza.

Berdasarkan edaran lembaran dari KPU Pusat, jumlah perhitungan DPKTb dari lampiran yang di dapat oleh tim Prabowo setidaknya ada 1109 suara bermasalah dengan jumlah TPS seluruhnya dari 14 kecamatan yakni keseluruhan 147 TPS. Sementara untuk formulir C1 ada selisih suara sekitar 3930 suara dari 67 TPS yang dianggap bermasalah. (AFiF.A)

Posted in: Politik