By 24 September 2014

3 Desa di Kecamatan Paguyangan Alami Krisis Air Bersih

aa

Kondisi masyarakat di Kecamatan Paguyangan yang mengalami krisis air bersih, hingga harus membuat blik di sungai untuk mendapatkan air

BREBESNEWS.CO – Seiring datangnya musim kemarau yang mulai melanda di wilayah Brebes Selatan, berdampak dengan mengeringnya sumur-sumur warga, hingga menjadikan sejumlah desa mengalami krisis air bersih.

Keadaan ini seperti yang dialami 3 desa di Kecamatan Paguyangan. Akibat kekeringan ini belasan ribu jiwa dari 3 desa tersebut memaksa mereka harus mencari air bersih ke luar daerah bahkan ada juga yang harus membuat blik-blik di pinggiran sungai.

“Saat ini di kecamatan Paguyangan untuk daerah yang telah mengalami krisis air bersih telah tercatat sekitar 3 desa, yakni di Desa Winduaji, Desa Taraban dan Desa Kedungoleng,” kata Sekcam Paguyangan, Rohman SH didampingi Kasi Kesos Ahmad Sujai, Rabu (24/9/14).

Menurut Rohman, berdasarkan data yang diperoleh kantor kecamatan Paguyangan, untuk jumlah warga yang mengalami krisis air bersih di tiga desa tersebut diantaranya desa Winduaji sebanyak 6000 jiwa. Di Desa Taraban ada sebanyak 5000 jiwa dan di Desa Kedungoleng sebanyak 5500 jiwa.

“Warga di masing-masing desa tersebut, saat ini sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah daerah Kabupaten Brebes untuk segera melakukan droping air bersih, mengingat kebutuhan air merupakan kebutuhan pokok warga,” ungkap Rohman.

Sujai selaku Kasi kesos kecamatan Paguyangan menambahkan, Kondisi krisis air bersih ini rata-rata tersebar di beberapa pedukuhan, seperti halnya untuk desa Winduaji terdapat di Pedukuhan Blandongan, kedung Agung, Soka, karang Sempuh dan karang Nangka.

Selanjutnya untuk desa Kedungoleng terjadi di Pedukuhan Cipanas dan Karang Asem. Sedang untuk Desa Taraban, krisis air bersih ini terjadi di Pedukuhan Krajan, Teblog, Igir Batu dan Karang Anyar. Di pedukuhan ini masing-masing warganya mengambil air bersih pada blik-blik dipinggiran sungai Subak.

“Dari hasil lapoaran desa ini akan kami lanjutkan Bupati Brebes melalui dinas terkait, guna secepatnya dilakukan upaya penanggulangan terhadap masalah yang dihadapi warga saat ini yakni krisis air bersih,” pungkas Sujai.(*)

Berita kiriman Faqih Wirdani, Bumiayu
Editor : AFiF.A

Posted in: Sosial