By 26 September 2014

3 Desa di Paguyangan dan Bantarkawung dapat Droping Air Bersih

Suasana droping air bersih untuk warga di desa taraban

Suasana warga di Desa Taraban Kecamatan Paguyangan saat adanya droping air bersih dari Pemerintah Kabupaten Brebes

BREBESNEWS.CO – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Sosial, Jumat (26/9/2014) siang mulai melakukan droping air bersih bagi warga Desa Taraban kecamatan Paguyangan yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau yang saat ini melanda.

Kedatangan satu unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter itu langsung disambut warga yang telah menunggu dengan berbagai ragam tempat air seperti ember, jarigen, gentong dan lainnya.

Bantuan droping air bersih ini sedianya akan dilakukan secara langsung oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, namun karena banyaknya kesibukan Bupati sehingga diwakili oleh Camat Paguyangan Achmad Hermanto SIP disaksikan Kasi Bansos Dinas sosial kabupaten Brebes Suharjo dan kepala desa Taraban Imam Mahdi.

“Alhamdulillah..Kami sangat senang sekali dengan datangnya bantuan droping air bersih ini, karena selama ini kami harus mengambil air dari belik-belik di pinggiran sungai dan sekarang kami bisa menggunakan iar ini untuk keperluan Masak dan air minum,” ujar juriyah (70) salah seorang warga dukuh karang anyar desa Taraban.

Camat Achmad Hermanto SIP mengatakan, bantuan air bersih ini diperuntukkan bagi warga yang mengalami krisis air bersih dan saat ini di kecamatan Paguyangan untuk daerah yang mengalami krisis air bersih tercatat sekitar 3 desa yang telah mengajukan bantuan air bersih, yakni desa Taraban, desa Winduaji dan desa Kedungoleng.

“Dari ketiga desa tersebut untuk jumlah total warga yang mengalami krisis air bersih sekitar 16.500 jiwa,” jelas Achmad Hermanto.

Suharjo selaku Kasi bansos Dinas sosial kabupaten Brebes menyampaikan, dalam pendropingan air bersih kali ini, Pemkab Brebes tidak akan membatasi jumlah bantuan, karena akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terkena dampak krisis air bersih itu sendiri. Droping air bersih ini akan dilakukan selagi masyarakat membutuhkan.

“Jadi bagi desa yang saat ini juga mengalami krisis air bersih segera melakukan pengajuan bantuan, karena kami yakin ini tidak hanya terjadi kecamatan paguyangan saja. Terbukti tadi saja kami baru mendapatkan permintaan air bersih di Desa Bantarwaru Kecamatan Bantarkawung,” pungkas Suharjo.(*)

Berita kiriman Faqih Wirdani, Bumiayu
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi