BrebesNews.Co 25 September 2014 Read More →

Angka Kematian Ibu dan Anak di Brebes Masih Urutan Atas di Jateng

bayi

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO -Kematian ibu dan bayi baru lahir di Brebes, hingga bulan September tahun 2014, angka kematian ibu dan bayi baru lahir mencapai 50 orang ibu dan 202 bayi atau keseluruhan ada 252 kasus kematian ibu dan anak.

Dari data tersebut, menjadikan Brebes sebagai daerah yang mempunyai angka kematian Ibu dan Anak menempati urutan atas di Jawa Tengah setelah Kabupaten Banjarnegara, yang mencapai 297 kasus kematian bayi (AKB) dan angka kematian ibu (AKI).

Berdasarkan AMP (Audit Maternal dan Perinatal) lokasi meninggal ibu sudah 100% berada di rumah sakit. Meski demikian, ada beberapa kematian ibu yang seharusnya dapat dicegah tetapi tetap tidak terselamatkan.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr. Sri Gunadi Parwoko, M. Kes. saat melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antar fasilitas kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Brebes, di kantor Sekertariat Pemerintah Kabupaten Brebes, Kamis (25/9/2014).

Point kerjasama antar fasilitas kesehatan yakni tentang pelayanan rujukan kegawatdaruratan kesehatan ibu dan neonatus ini dimaksudkan untuk menjadikan kematian ibu dan bayi yang seharusnya dapat dicegah, menjadi zero tolerance
“Kerjasama ini bertujuan untuk untuk menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir,” tegas Gunadi

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Brebes yang dihadiri langsung Bupati Brebes Idza Priyanti SE, mengatakan Kerjasama antar fasilitas kesehatan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga usaha untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir bisa maksimal.

“Dengan adanya kelengkapan fasilitas sarana prasarana, sistem yang bagus dan ketersediaan tenaga medis yang handal, diharapkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir dapat ditekan,” kata Idza

Lebihlanjut Idza menegaskan dengan menyadari bahwa masalah kesehatan ibu dan anak adalah masalah bersama, kiranya semua pihak dapat bekerja sama mengatasinya.

Perjanjian kerjasama ditanda tangani secara simbolis oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab Brebes dr. Sri Gunadi Parwoko, M.Kes, Direktur RSUD Brebes drg. Oo Suprana, Direktur RSU Bhakti Asih Brebes dr. Khosiatun Azmi, PMI Cabang Brebes, Kepala Puskesmas Tonjong Zuman Arif Budi. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi