BrebesNews.Co 14 September 2014 Read More →

….Dan Lampu yang Matipun Menyala Lagi

Foto0691

Rama Annbiya saat merakit bolam neon bentuk spiral yang mati untuk direparasi agar menyala kembali seperti semula.

BREBESNEWS.CO – Bagi masyarakat kebutuhan penerangan saat ini sungguh sangat penting. Namun apa jadinya bila lampu yang menjadi sarana penerangan tiba-tiba tidak berfungsi atau meti mendadak ? Mungkin bagi orang yang punya banyak duit hanya tinggal beli lampu yang baru, namun bagi yang kondisi uangnya cekak mungkin bisa menjadi masalah tersendiri.

Eiit, tapi jangan khawatir dulu. Kini lampu yang sudah mati bisa di reparasi dengan kondisi seperti semula. Syaratnya lampu tersebut berjenis lampu bola neon yang berkaca tiga jari dan yang berbentuk kaca spiral.

“Sebab secara materi lampu neon tiga jari ataupun berbentuk spiral terdiri dari 2 unsur, yakni elektrik dan bola lampu yang terbuat dari kaca (beling-red). Kedua unsur itu secara pabrikan, untuk elektriknya yang berada di atas kepala bolam bisa bertahan setidaknya 32.000 jam sedangkan untuk kaca bolamnya hanya bertahan 10.000 jam. Jadi jangan heran kalau kalau lampu yang mempunyai masalah tersebut kondisi elektriknya masih bagus tetapi bolamnya sudah tidak berfungsi alias mati,” jawab Rama Annbiya pemilik bengkel reparasi lampu “Damar Jaya” saat di temui BREBESNEWS.CO, Sabtu (13/9/2014).

toko

Toko “Damar Jaya” tempat reparasi lampu dan penjualan lampu rekondisi dengan mutu terjamin dan bergaransi

Untuk masalah itu menurut Rama Annbiya, bila kondisi lampu mati pihaknya hanya akan mereparasi dengan mengganti bolam kacanya saja yang baru hingga lampu menyala lagi.  Rama menjamin kalau lampu hasil reparasinya bisa juga tahan lama.

Jenis lampu neon tiga jari atau bentuk spiral yang bisa di reparasi hanya ber-merk seperti Philips, Shinyoku dan Osram. Sementara untuk lampu neon tiga jari produk China tidak bisa di terima, karena unsur materi elektriknya terlalu kecil.

“Kalau untuk produk China tidak bisa di reparasi, karena ukuran elektriknya terlalu kecil sehingga tidak bisa memastikan seberapa tahan berfungsinya. Bila direparasi juga hasilnya sia-sia, karena ongkos reparasi dan harga bolam baru produk China tidak terpaut jauh,” jawab Rama beralasan

Untuk biaya reparasi pihaknya tidak mematok mahal, tergantung ukuran watt-nya, yakni antara Rp 7000 hingga Rp.15000. Diusahanya yang baru satu bulan ini, Rama mengaku per-hari paling tidak sudah ada 20 hingga 30 0rang yang menyervis lampunya yang mati.

“Damar Jaya” ini bertempat di Kampung Pulo Brebes di Jl. Sultan Agung ( Jalan Raya Brebes-Jatibarang) atau di komplek ruko Ngaditeras.

Selain menerima jenis reparasi lampu, di “Damar Jaya” juga menjual lampu rekondisi dengan harga 70 Prosen di bawah harga lampu baru.

“Kami juga menjual lampu rekondisi seharga 70 prosen lebih murah dari harga lampu baru dengan garansi antara 2 Minggu sampai 1 bulan. Mutu juga terjamin,” ujar Rama Singkat. (AFiF.A)