By 15 September 2014

Jalur Evakuasi Pengungsi Gunung Slamet Segera Diperbaiki

JALUR EVAKUASI1

Rapat koordinasi Pemkab Brebes dan BPBD Jawa Tengah menyoal perbaikan jalur evakuasi pengungsi Gunung Slamet

BREBESNEWS.CO – Menyusul meningkatnya aktifitas Gunung Slamet akhir-akhir ini, membuat warga sekitar gunung mulai cemas. Kecemasan yang sama juga dirasakan relawan maupun tim evakuasi mengingat jalur evakuasi di Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog menuju posko masih banyak yang rusak. Selain itu medan jalan juga dirasa sempit dan di beberapa titik sangat rawan longsor karena kondisi jalan curam.

Bupati Brebes Idza priyanti SE beserta SKPD terkait, kemarin mengikuti rapat kesiapsiagaan erupsi gunung Slamet bersama Kalahar BPBD Provinsi Jawa Tengah di Posko Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Sabtu (13/9/2014) kemarin.

Dalam paparannya, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Cahyadi Imam Suhada menintikberatkan pada jalur evakuasi yang cukup curam dan sempit di beberapa titik dan kondisi jalan dari posko yang terdekat dengan puncak Gunung Slamet.

“Ke posko Dawuhan kondisinya cukup rusak sehingga akan menyulitkan proses evakuasi bila terjadi erupsi,” jelas dandim Cahyadi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Jefson Marisano Simanjuntak, di Dukuh Sawangan Desa Sawangan Kabupaten Tegal sekitar 2.500 jiwa yang harus diungsikan ketika terjadi erupsi dan jalur yang bisa dilalui adalah ruas jalan Dawuhan sampai Dukuh Sawangan. Sehingga titik kritis akan akan terjadi di jalur yang sempit, dan rusak ini.

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE segera menindaklanjuti masukan dalam koordinasi ini dan sesegera mungkin untuk dilakukan perbaikan jalur evakuasi.

“Sebenarnya perbaikan jalan yang menjadi jalur evakuasi ini sudah ada pemenang lelangnya, tinggal dikerjakan saja. Tapi melihat kondisi Gunung Slamet yang sangat aktif ini malah dikhawatirkan akan mengganggu proses evakuasi bila terjadi erupsi karena di beberapa titik akan dilakukan cor beton. Insya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan pemadatan sehingga akan memperlancar evakuasi”, papar Bupati Idza.

Idza menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Perhutani mengenai penggunaan sebagian lahanya untuk persimpangan jalan sementara mengingat jalan yang ada hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan jenis pickup saja.

Sementara itu, Kalahar BPBD Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Permana akan mendukung penuh upaya yang dilakukan Pemkab Brebes dalam menanggulangi erupsi gunung Slamet ini.

“BPBD Provinsi Jawa Tengah akan segera melapor kepada Gubernur Ganjar Pranowo terkait perbaikan jalur evakuasi ini, karena masuk jalan provinsi”, kata Sarwa Permana.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi, menurut Sarwa Permana BPBD Provinsi sudah menyiagakan BPBD se eks Karesidenan Pekalongan dan akan di bacup oleh Basarnas dari Cilacap.

Hadir dalam rapat kesiapsiagaan erupsi gunung Slamet, Staf Ahli Gubernur Jateng, BPBD Kabupaten Tegal, BPBD Kabupaten Brebes, Dinas PU dan Taru, Dinkes, Perindag, Staf Ahli Bupati bidang Kesra, Dinsosnakertrans dan lainnya. (AFiF.A)

Posted in: Sosial