BrebesNews.Co 17 September 2014 Read More →

Kaum Pria Masih Takut Ikuti KB Vasektomi

kb

Saat pelaksanakan kegiatan Pelayanan KB Gratis MP3KI, Rabu (17/9/14) di Puskesmas Winduaji kecamatan Paguyangan.

BREBESNEWS.CO (Paguyangan) – Drs. Akhmad Ma’mun mengungkapkan alasan mendasar dari kaum laki-laki ikut KB atau yang disebut dengan MOP itu lantaran mereka takut gemuk. Padahal sebenarnya kaum pria (laki-laki) tidak perlu takut dengan MOP ini. Pasalnya operasi yang dilakukan bukan operasi besar pada alat vital mereka, tetapi hanya oprasi kecil untuk mengikat saluran spermanya saja atau yang biasa di sebut dengan Vasektomi.

“Ketakutan mereka akan kegemukan itu tergantung dari pola makannya saja bukan karena ikut KB MOP,” ungkap Ma’mun seperti yang disampaikan Kepala BKBPP kabupaten Brebes Drs H. Khambali MH saat pelaksanakan kegiatan Pelayanan KB Gratis MP3KI, Rabu (17/09/14) di Puskesmas Winduaji kecamatan Paguyangan.

Ma’mun menyatakan, Selama ini di Kabupaten Brebes untuk pencapaian peserta KB memang cukup tinggi akan tetapi untuk peserta KB dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih perlu ditingkatkan lagi.

“Karena untuk pencapaiannya masih belum memuaskan yakni masih dibawah 20 persen dan belum mencapai angka diatas 30 persen. Kabupaten Brebes dengan jumlah penduduk yang banyak dan angka kemiskinan yang tinggi melalui program KB MKJP ini, diharapkan untuk keluarga prasejahtera akan sangat terlindungi cukup lama,” tambah Ma’mun.

Lebihjauh Ma’mun menjelaskan seperti halnya IUD yang mampu bertahan selama 8 tahun, kemudian Implan yang mampu bertahan hingga 3 tahun, bahkan MOP dan MOW ini mampu bertahan sampai seumur hidup selagi masih terpasang.

“Dengan KB MKJP ini pertumbuhan penduduk di Kabupaten Brebes ini akan bisa lebih ditekan dan begitupula dengan angka kemiskinannnya,” papar Ma’mun.

Muhammad Syaefuri selaku kepala UPT BKBPP kecamatan Paguyangan menambahkan, Kegiatan KB Gratis MP3KI ini dikuti oleh 153 pemohon dari target 150 peserta dengan rincian 29 pemohon untuk IUD dan 124 pemohon untuk Implan.

Selain pelayanan KB gratis juga dibagikan bantuan sembako sebanyak 150 paket dan bantuan dukungan pemberdayaan ekonomi kelompok untuk 2 UPPKS (usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera).

Kedua UPPKS itu antaranya, UPPKS Keser dan Mingguan yang masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 juta.

“Bantuan sebesar 5 juta ini diharapkan sebagai dana stimulan untuk pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat ,” pungkas Syaefuri.(*)

Berita kiriman Faqih Wirdhani, Bumiayu Brebes

Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi