BrebesNews.Co 26 September 2014 Read More →

Objek Penilaian Piala Adipura di Brebes Ditinjau Bupati Idza

adipura5

Bupati Idza Priyanti SE, memantau objek penilaian Piala Adipura termasuk di komplek Pasar Induk Brebes

BREBESNEWS.CO -Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE kembali memantau titik-titik obyek yang mendapat penilaian Piala Adipura. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan point penilaian dari Tim Penilai Pusat yang akan melakukan evaluasi pada pertengahan Oktober mendatang. Piala Adipura merupakan penghargaan bagi Kabupaten yang mempunyai kota yang bersih, indah, sejuk dan nyaman.

“Saya pengin melihat langsung bagaimana perkembangan yang telah dilakukan kelompok kerja dan SKPD terkait,” tutur Bupati di sela pemantauan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Desa Kaliwlingi Brebes, Jumat (26/9/2014).

Untuk meraih Adipura, Idza telah membentuk tujuh kelompok kerja yang bertugas untuk melakukan pemantuan dan evaluasi internal. Masing-masing pokja mendapat tugas dan wewenang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Adipura bukan hanya menjadi tanggung jawab Kantor Lingkungan Hidup saja, tetapi seluruh unsur SKPD, Camat, Lurah dan seluruh element Masyarakat,” tandasnya.

Sebelum melakukan pemantauan, Bupati dengan seluruh unsur SKPD mengadakan rapat kecil di GOR Sasana Adikarsa Brebes usai senam bersama. Dalam kesempatan tersebut Sekda Brebes H Emastoni Ezam SH MH memimpin jalannya rapat dan memberikan penekanan tugas kepada masing-masing koordinator pokja.

Selain memantau TPA, Bupati juga melihat irigasi di Jalan Ahmad Dahlan yang dikerjakan terkesan asal-asalan. Melihat kembali sub terminal pasar induk Brebes yang sudah terlihat rapi namun aliran got masih mampat. “Saya tidak ingin kalau got-got ini masih tergenangi air. Kalau mampat juga harus dikuras dong,” kata Bupati kepada Kepala Dishubkominfo Mayang Sri Herbimo.

Keadaan pasar yang masih terus kotor karena tidak tersedianya tong sampah individu pedagang juga mendapat sorotan Bupati.

“Jangan tercecer seperti inilah, kan sampah bisa dimasukan dulu di plastik kresek atau karung,” tukas Bupati.

Bupati kembali merasa dipermainkan oleh para pedagang, yang tadinya sudah masuk ke dalam pasar pujasera, ternyata kembali berdagang di trotoar.

“Wah kalau masyarakat tidak membantu, bagaimana bisa terwujud Brebes yang berhias?” kata Bupati kepada Kepala Disperindag Zaenudin ketika blusukan ke pasar Induk Brebes.

Bupati berjanji akan terus melakukan pemantauan secara rutin tentang tata keindahan kota. Dia berniat tidak hanya untuk meraih piala adipura tetapi lebih dari itu, yakni guna membiasakan prilaku masyarakat hidup bersih dan sehat. Sehingga cita-cita Brebes yang bersih, hijau, aman dan sehat (berhias) bisa terwujud.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kab Brebes Edy Kusmartono menjelaskan, penilaian adipura Kab Brebes dilakukan oleh Tim Penilai pusat pada pertengah Oktober 2014. Selama 17 tahun terakhir ini, Kabupaten Brebes belum meraih kembali Piala Adipura. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi