By 22 September 2014

Pejuang ASI Brebes Kembangkan Sayap Pengurusan ke Kecamatan Bulakamba

2014-09-22 11.33.59

Kelompok pejuang ASI Kabupaten Brebes saat kembangkan sayap pengurusan di Kecamatan Bulakamba. Acara Sosialisasi pengurusan Pejuang ASI bertempat di Balaidesa Grinting.

BREBESNEWS.CO – Kelompok Pejuang Air Susu Ibu (KPASI) Kabupaten Brebes mulai kembangkan sayapnya dengan membentuk tim KPASI tingkat kecamatan, Senin (22/9) di Balaidesa Grinting,Kecamatan Bulakamba. Harapan kedepan cakupan pemenuhan ASI pada bayi di Kabupaten Brebes meningkat, mengingat angka kematian ibu dan bayi di Brebes saat ini cukup tinggi.

“Jika kerja KPASI ini efektif maka angka kematian bayi akan menurun, dan otomatis angka kematian ibu melahirkan juga akan turun,” kata Ketua KPASI Kabupaten Brebes, Rizki Fajar Afriansyah saat diadakannya kegiatan sosialisasi ASI ekslusif dan Bahaya Susu Formula serta pembentukan KPASI untuk wilayah Kecamatan Bulakamba, di Balaidesa Grinting.

Menurut Rizki angka neonatal per juli 2014 terbilang 112 anak. Sedangan angka kematian ibu sejak Januari hingga September tercatat sudah 49 orang. Sementara berdasarakan catatan dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, cakupan ASI Ekslusif di Brebes baru mencapai 32 persen.

“Sejak berdiri 14 Agustus yang lalu, kelompok yang beranggotakan pemuda dan pemudi yang peduli ASI ini terus berjuang menyosalisasikan bahaya susu formula dan pentingnya ASI bagi kebutuhan anak,” tambah Rizki.

Dalam kegiatan sosialisasi ASI, juga disertai sosialisasi BPJS itu dihadiri 2 kader posyandu perwakilan dari desa, tokoh masyarakat dan PKH.Pembentukan di tingkat kecamatan ini diharapkan akan menentuh ke desa.

“Saat ini KPASI sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Jika butuh konselor dalam kegiatan pelatihan, mereka sudah siap,” kata Norma Safina, salah satu anggota KPASI Kabupaten Brebes yang turut dalam kegiatan tersebut.

Selain Rizki dan Fina, hadir juga pengurus KPASI lainnya Euis yang memimpin kegiatan dan Adi yang ikut memberi sosialisasi bahayanya susu formula.(*)

Berita kiriman Kuntoro Tayubi, Mahasiswa UPS Tegal
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi, Sosial