BrebesNews.Co 5 September 2014 Read More →

Penumpang Bus, Tinggalkan Bayi yang Baru Dilahirkan di WC

Foto0676_001

Kondisi Jeni Sarlinda yang masih lemas, yang mencoba meninggalkan bayi yang dilahirkannya di WC rumah Makan Mustika Tonjong

BREBESNEWS.CO -kembali seorang bayi tak berdosa yang baru lahir hendak ditinggalkan induk semangnya. Bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan bobot 2,7 Kg ini, mau ditinggalkan orang yang melahirkannya di sebuah kamar WC rumah makan Desa Tonjong Kecamatan Tonjong, Kamis malam (4/9/2014).

Kronologisnya yakni, bermula dari bus jurusan Jogjakarta – Sumatera transit untuk makan di jalan raya Tonjong tepatnya di warung Mustika. Selain penumpang lain bus juga ditumpangi tiga orang terdiri dari seorang seorang perempuan bernama Jeni Sarlinda (15) dan seorang laki-laki bernama Abdul Aziz Reynaldi alias Aldi (16) berikut satu orang yang merupakan bapak Jeni Sarlinda. Semuanya warga Lahat Sumatera Selatan.

Ketiga orang tersebut berencana pulang ke kampungnya Lahat hendak mengawinkan sepasang kekasih Jeni Sarlinda dan Aldi karena sudah hamil duluan.

Di tengah perjalanan tepatnya di Tonjong bus berhenti untuk transit makan. Jeni yang sudah hamil sekitar 9 bulan berpamitan ke orang yang bersamanya ke sebuah WC di rumah makam Mustika. Namun tak dinyana, ternyata Jeni justru melahirkan di situ, dan meninggalkan bayi laki-laki yang baru dilahirkannya.

Beruntung setelah bus mencoba berangkat ada seorang yang tahu hingga cepat-cepat melapor kepada petugas kepolisian. Bus yang sudah berada di daerah Kosambi Tegal lalu berhasil dihentikan dengan memeriksa penumpangnya. dari pemeriksaan itu diketahui Jeni adalah seorang yang melaihrkan bayi tersebut.

Malam itu juga Jeni Sarlinda di bawa ke RSUD Brebes, berikut bayinya karena mengalami lemas, dan kekasihnya Aldi diamankan Polres Brebes.

Didepan petugas kepolisian Aldi mengaku, meski berasal dari Lahat sekampung dengan Jeni, dirinya di titipkan neneknya sekolah di Jogjakarta. Aldi mengaku masih sekolah kelas 2 SMA Negeri di Jogjakarta. Kepergiannya ke Lahat karena sudah menghamili kekasihnya Jeni yang sudah berpacaran selama 1,1 Tahun dan hendak menikah.

“Saat itu saya liburan sekolah dan pulang kampung di Lahat, dan bertemu Jeni lalu pacaran. Saya melakukan hubungan suami istri 3 kali hingga Jeni  Hamil,” jelas Aldi.

Aldi sendiri hendak pergi ke Langkat karena di jemput oleh Bapak Jeni berikut Jeni karena akan mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mengawini Jeni di Langkat.

” Saya tahu kalau Jeni melahirkan, tetapi karena merasa panik dan malu. Bayi yang dilahirkan langsung di tinggal,” aku Aldi.

Sementara itu, Jumat siang (5/9/2014) saat ditemui beberapa wartawan kondisi Jeni masih terlihat lemas di ruang kebidanan RSUD Brebes, sedang bayinya yang berjenis kelamin laki-laki dengan bobot 2,7 Kg masih di rawat di ruang perinatologi. Jeni Sarlinda sendiri masih berstatus pelajar kelas 3 SMA di sekolah Langkat Sumatera selatan.

Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo melalui Kasat Reskrim AKP Mohamad Subehan mengatakan, saat ini laki-laki yang dianggap pasangan Jeni yakni Aldi masih diamankan di Polres Brebes. Sembari mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi, Aldi kini harus mendekam di Mapolres Brebes. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal, Serba Serbi