By 15 September 2014

Staf Menteri Pertanian dan Perikanan Negara Timor Leste Belajar Olah Ikan di Brebes

timor leste2

Alsina memberikan Stais (selendang) kenangan kepada Moh Iqbal dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik yang ikut menerima kehadiran mereka di ruang Asisten II.

BREBESNEWS.CO -Kementerian Pertanian dan Perikanan negara Timor Leste belajar Diversifikasi Pengolahan Ikan di Brebes.
Kedatangan empat orang staf kementerian negara yang pernah bergabung dengan Negara Indonesia dengan nama Timor-Timur ini, ingin mengetahui bagaimana pengolahan ikan di daerah Brebes. Pasalnya selama ini, warganya menjual langsung tangkapan ikan dalam bentuk ikan segar sehingga gampang membusuk.

“Kami ingin belajar tentang pengolahan ikan di Brebes,” tutur The National Development Finance Agency (NDFA) Timor Leste Alsina Fermandes Monteiro saat menghadap Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra Ir H Moh Iqbal di ruang kerjanya, Senin (15/9).

Menurut Alsina, dipilihnya Brebes berdasarkan petunjuk dari NDFA yang memandang Brebes memiliki potensi alam pantai yang baik. Dan hasil tangkapan ikannya juga sudah diolah oleh warga setempat sehingga memiliki nilai ekonomis yang lebih.

“Kami ingin berlatih olah ikan menjadi abon ikan, dendeng ikan, bakso ikan, dry fish, steak ikan, burger ikan, krupuk ikan dan lain-lain,” tuturnya dalam bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Selain itu,lanjut Alsina, bersama 3 orang temannya Silvia Maria Semena Fereira, Fransisca Dos Santos Femandes dan Contancio Dos Santos Silva juga belajar tentang pemilihan bahan baku, teknik penyimpanan dan perlakuan bahan baku serta packing dan penyimpanan hasil olahan ikan.

Mereka didampingi Ivone Rawis dari Yayasan Atsef Lestari Jakarta dan Washadi pegiat budidaya lahan pantai utara.
Alsina menjelaskan, Timor Leste memiliki garis pantai sepanjang 700 Km termasuk pulau Atauro dan Pulau Jaco.

Pantai utara Timor Leste merupakan kawasan produktif, terbukti banyaknya nelayan lokal yang menangkap ikan diperairan utara dibandingkan dengan wilayah selatan. Namun hasil tangkapan belum diolah sehingga cepat membusuk dan tidak laku dipasaran.

“Setelah kami belajar di Brebes, akan kami kembangkan di Timor Leste untuk skala usaha rumah tangga,” pungkasnya.
Asisten Sekda Brebes H Moh Iqbal menyambut baik upaya masyarakat Timor Leste yang mau belajar tentang pengolahan ikan di Brebes.

Kedatangannya akan dilaporkan kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE yang saat ini tengah melaksanakan tugas kedinasan lain di Larangan. Dia mempersilahkan seluas-luasnya kepada mereka untuk belajar secara teori dan langsung.

“Pusat-pusat pengolahan ikan di Brebes sudah banyak sekali, silakan berkunjung langsung dan timba terus hingga mendapatkan ilmu yang mumpuni,” tutur Iqbal.

Dalam kesempatan tersebut Alsina memberikan Stais (selendang) kenangan kepada Moh Iqbal dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik yang ikut menerima kehadiran mereka di ruang Asisten II. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi