By 16 September 2014

Tasyakuran, Dewan PKB Larangan Undang Pemenang Akademi Sahur Indonesia

hbh muslimat4

Mumpuni Handayayekti dai wanita pemenang Akademi Sahur Indonesia (Aksi) saat memberi ceramah di tasyakuran anggota DPRD Kabupaten Brebes dari PKB Zubad Fahilatah.

BREBESNEWS.CO – Wanita itu tiang agama, apabila wanitanya kuat atau baik maka akan kuatlah negara ini demikian pula sebaliknya,” tutur Mumpuni Handayayekti Pemenang Akademi Sahur Indonesia (Aksi) yang disiarkan Indosiar saat bulan Ramadhan 1435 Hijriyah lalu.

Lebihlanjut Mahasiswa Tarbiyah IAIN Purwokerto Semester 3 ini mengatakan Kebaktian seorang istri mampu menjadi jalan sukses keluarga yang Sakinah Mawadah Warahmah. Tanpa peran ibu, akan hancur bangsa dan dunia ini.

Dai ala AKSI Indosiar itu menyampaikan pesannya pada ribuan ibu-ibu Muslimat NU Kabupaten Brebes saat menggelar Halal bihalal dan Pertemuan Dwi Bulanan serta Tasyakuran Caleg Terpilih DPRD Brebes dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Zubad Fahilatah, di Desa Larangan, Kec Larangan, Brebes, Sabtu Sore (13/9).

Dara manis kelahiran Cilacap 18 tahun silam ini dalam ceramahnya seringkali mengocok perut ibu-ibu Muslimat NU yang hadir. Mumpuni kerap menggunakan banyolan-banyolan dalam bahasa karma alus logat Banyumasan.

Terakhir Mumpuni berpesan agar wanita tetap mengahragai para suami, meski karir wanita itu tinggi,

“Ibu-ibu harus mau memberi pelayanan terbaik pada suami, meski pangkat dan derajat karir ibu lebih tinggi, demi sorga yang dijanjikan Allah SWT,” tutup Mumpuni.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kab Brebes Hj Nurhalimah SH mengaku kagum dengan bakat yang dimiliki mumpuni. Dia sengaja menghadirkan dai muda tersebut untuk memberikan motivasi kepada ibu-ibu muslimat agar mampu mengarahkan anak-anaknya menjadi anak yang saleh-saleha antara lain dengan menjadi dai.

“Sejauh ini dai wanita sangat minim, penampilan Mumpuni bisa menginspirasi kami untuk mencetak dai-dai muda wanita,” tuturnya.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dalam sambutan yang disampaikan Wakil Bupati Brebes Narjo menyampaikan terima kasih kepada Muslimat NU yang telah berkontribusi dalam membangun Brebes. Kegiatan Muslimat NU mampu memberikan kedamaian dan semaraknya syiar islamiyah.

Termasuk dalam membantu penggalangan peserta Akseptor KB, ternyata PC Muslimat menjadi yang terbaik pertama se Jawa Tengah. “Penduduk Brebes terbanyak se Jawa Tengah, kalau KB di Brebes tidak berhasil maka bisa terjadi peledakan jumlah penduduk,” katanya.

Dengan peran Muslimat NU, angka kelahiran bayi di Brebes bisa ditekan dan keluargapun makin berkualitas.

Anggota dewan Brebes terpilih Zubad Fahilatah SE selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas segala dukungan dan partisipasi warga Muslimat yang telah mengantarkan dirinya menjadi anggota Dewan periode 2014-2019.

Dalam syukuran tersebut, Zubad juga amenghitankan delapan anak kurang mampu. Dengan harapan, anak-anak yang dikhitan bisa menjadi lebih dewasa dan kelak menjadi anak yang saleh. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi