BrebesNews.Co 21 September 2014 Read More →

Toko Mas ‘Surya Kencana’ Banjaratma di Rampok, 6 Kg Emasnya Raib

toko mas

Suasana toko mas Surya Kencana Banjaratma tampak sepi usai terjadi perampokan yang mengakibatkan barang dagangan perhiasan emasnya yang bila di satukan mencapai 6 kilogram.

BREBESNEWS.CO -Perampokan di siang hari terjadi di toko mas di jalan Banjaratma Kecamatan Bulakamba Brebes. Toko mas yang di rampok yakni Toko Mas Surya Kencana, seberang jalan depan kompleks pasar Banjaratma, Minggu siang (21/9/2014) sekitar pukul 13.00 WIB atau jam 1 siang.

Akibat perampokan ini, pemilik toko mas yang bernama Andi Wijayanto (35) warga Jl. Mayjend Sutoyo Slawi Kabupaten Tegal ini, mengalami kehilangan emas perhiasan dagangannya yang bila di satukan seberat 6 kilogram.

Saksi mata Rinto (42) warga setempat mengatakan pelaku perampokan berjumlah 6 orang, berjalan menggunkan sepeda motor 3 buah dengan berboncengan. Saat itu suasana agak sepi, karena seperti biasanya hari Minggu banyak toko yang tutup. Di saat suasana sepi itulah para perampok beraksi dengan datang dari arah selatan ( arah daerah Sitanggal-red).

“Saat itu, sebenarnya toko mas Surya Kencana juga mau tutup, karena biasanya hari Minggu buka setengah hari. namun sebelum toko di tutup ke 6 orang asing yang menggunakan motor berhenti di depan toko. 4 orang masuk 2 orangnya berjaga jaga di depan,” ujar Rinto kepada BREBESNEWS.CO.

Menurut Rinto, dalam melakukan aksinya tidak ada sesuatu yang mencurigakan, karena dikiranya para pelaku pembeli biasa atau sales yang sedang menawarkan produk dagangan.

“Pelaku yang empat masuk, kemudian pintu besi depan toko di tutup dan para karyawan toko di sekap. Barang-barang yang berjenis emas perhiasan lalu di kuras habis,” jawab Rnto lagi seperti yang dituturkan karyawan penjual mas.

Pelaku menyekap dan menakut-nakuti dengan senjata pistol, hingga membuat karyawan dan pelayan toko yang kebanyakan wanita merasa ketakutan.

Usai menguras barang-barang emas yang berada di etalase dan merusak kamera CCTV, kemudian pelaku pergi berjalan ke arah selatan lagi menuju arah Sitanggal.

“Pelaku beraksi cepat sekali, setalah kejadian itu baru para karyawan penjual emas berteriak kalau tokonya baru kerampokan,” tandas Rinto.

Rinto menduga pelaku sudah tahu situasi toko mas. Pasalnya seperti yang dinyatakan pelayan toko tersebut, hari Jumat dua hari sebelum kejadian, ada seseorang yang bertanya soal letak CCTV serta barang elektronik lain yang sekiranya bisa mengganggu aksinya nanti.

Sementara itu, Kapolres Brebes lewat kasat Reskrim AKP Subehan saat dihubungi via telepon mengatakan pihaknya baru akan memintai keterangan para saksi-saksi.

“kalau kerugian untuk perhitungan pemilik Toko Mas, perhiasan emas yang di bawa kabur sekitar 6 kilogram atau dengan total kerugian sekitar 500 juta rupiah,” jawab AKP Subehan singkat. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal