BrebesNews.Co 3 September 2014 Read More →

Tukang Becak Aniaya Tukang Becak, Terdakwanya Diganjar 1,6 Tahun Penjara

hukum

Ilustrasi sidang

BREBESNEWS.CO -Sungguh miris cerita yang dialami sesama pekerja non formal ini. Tukang becak aniaya sesama tukang becak. Akibatnya, tukang becak bernama Nurdoli (53) warga Sigambir Kecamatan Brebes yang menjadi terdakwa menerima vonis hakim 1,6 tahun penjara. Sidang dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Rabu, (3/9/2014).

Nurdoli didakwa menganiaya rekan tukang becaknya bernama Suwargi warga Kelurahan Brebes hingga mengalami kebutaan satu matanya.

Peristiwanya hanya masalah sepele. Becak terdakwa yang di parkir di tempat praktek dokter spesialis anak dokter Budi di Kampung Kleben, tak disengaja jalan sendiri hingga menabrak mobil dokter. Kejadian itu mengakibatkan mobil dokter yang juga sedang parkir tersebut lecet.

Mengetahui peristiwa itu, Korban (Suwargi-red) menegur terdakwa agar berhati-hati dalam memarkir becaknya. Namun selang beberapa hari kemudian, saat bertemu terdakwa di stasiun KA Brebes, korban kembali menegurnya lagi. Merasa tidak terima dengan teguran itu, terdakwa dengan kesal mengeluarkan bogem mentahnya berkali-kali ke muka korban, hingga mata sebelah kiri korban buta. Korban kemudian dirawat di RSUD Brebes selama 3 hari.

Sidang yang di pimpin Oki Basuki SH dan di damping Kedua anggota Hakim,Rizka SH dan Iwan Gunawan SH membacakan amar putusan. Mengetahui vonis yang dijatuhkan terdakwa menangis dan menyesali perbuatannya di hadapan majelis hakim.

”Terdakwa mengaku bersalah dan mengakui perbuatanya. Putusan hakim 1,6 tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa 3 tahun penjara,” jelas Oki Basuki usai sidang vonis.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendro Purwoko SH mengatakan akibat perbuatannya terdakwa di kenakan pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan. Dengan hasil putusan yang menghukum terdakwa selama 1,6 tahun pihaknya masih pikir-pikir.

”Sebelumnya kami sudah menuntut 3 tahun penjara karena mata korban mengalami cacat seumur hidup atau buta. Dengan vonis hakim selama 1,6 tahun kami masih pikir-pikir, apakah menerima atau akan melakukan banding,” jelas JPU Hendro Purwoko SH. (HENDRIK)

Posted in: Hukum