BrebesNews.Co 20 September 2014 Read More →

Wanita Pembonceng Motor yang Tewas Terlindas Truk Ternyata Warga Petunjungan

muin

Kasmin, Kepala ruang jenazah RSUD Brebes

BREBESNEWS.CO – Wanita tak dikenal pembonceng motor yang tewas terlindas truk di jalan raya Desa Ketanggungan kecamatan Ketanggungan ternyata seorang warga Petunjungan kecamatan Bulakamba. Kabar tewasnya wanita pembonceng motor tersebut, sebelumnya sudah diberitakan di BREBESNEWS.CO, hari kamis (18/9/2014)

Wanita tersebut berrnama Su’arni (25) dan bersuamikan Sawar ber-alamat di RT 5 RW 5 Desa Petunjungan Kecamatan Bulakamba. Keterangan ini disampaiakan kepala bagian kamar jenazah RSUD, Kasmuin, Sabtu (20/9/2014).

Su’arni tewas terlindas truk setelah membonceng sepeda motor pengojeg, Kamis pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat hendak ke Pasar Sengon Tanjung menjual bawangnya. Dugaan kuat Su’arni terpelanting ke jalan saat motor pengojeg yang ditumpanginya menghindari jalan berlobang.

Akibat kejadian itu Su’arni tewas dengan kepala remuk, bagian tubuh yakni bagian perut juga hancur dan tangan kanan patah, karena korban terlindas ban truk jenis tronton yang kebetulan juga sedang berjalan tak jauh dari motor yang ditumpanginya.

Karena saat itu tak ber-identitas jenazah Su’arni dikirim pihak Pos Lantas Tanjung ke RSUD pukul 10.00 WIB.

Menurut Kasmuin seperti yang dituturkan Sawar suami korban, saat itu sekitar pukul 07.00 WIB istrinya berangkat dari rumahnya Petunjungan bermaksud menjual panenan bawangnya dengan menaiki ojek ke Pasar Bawang Sengon Tanjung.

Namun karena ditunggu-tunggu korban tidak datang hingga sore hari maka ibu korban curiga dan khawatir. Oleh ibu Su’arni kemudian menyuruh suaminya Sawar melapor ke kantor polisi. Namun setalah lapor, ternyata ada petunjuk kalau Su’arni sudah meninggal karena kecelakaan dan berada di RSUD Brebes.

“Korban Su’arni malam itu juga sekitar pukul 21.00 WIB atau jam 9 malam di ambil pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Kasmuin singkat.

Sekadar informasi, Su’arni saat terlindas truk menggunakan pakaian brokat krem dengan celana street warna coklat. Su’arni sebelumnya tidak dikenal karena saat terjadi kecelakaan tidak membawa keterangan identitas seperti KTP. Su’arni hanya membawa uang sebanyak Rp.60.000 beserta contoh beberapa butir bawang yang hendak di jualnya di Pasar Sengon Tanjung.

Akibat kejadian itu, korban tewas Su’arni meninggalkan suami beserta satu anaknya (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi