By 4 September 2014

Warga Sirampog Ikuti Simulasi Penanganan Bencana Gunung Slamet

IMG_4126

Prajurit TNI Brebes, Tim SAR serta Kepolisian saat mengadakan simulasi penanganan bencana warga berdampak akibat letusan atau erupsi Gunung Slamet.

BREBESNEWS.CO -Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikan status Gunung Slamet dari Waspada menjadi Siaga sejak 12 Agustus 2014 lalu.

Aktivitas Gunung Slamet akhir-akhir pekan ini menunjukkan peningkatan dengan menyemburkan Lava pijar setinggi 1.000 meter dengan interval waktu setiap 2 menit sekali diiringi dengan suara gemuruh. Fenomena tersebut dapat dilihat dengan jelas pada saat malam hari.

Mengantispasi keadaan terburuk erupsi Gunung Slamet, Jajaran Forkopinda dalam hal ini TNI, POLRI dan Pemkab Brebes langsung mengambil langkah dengan mendirikan Posko Penanggulangan Bencana di Dukuh Cilik Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog.

Dari hasil Rapat Penanggulangan Bencana Gunung Slamet yang dilaksanakan di Makodim 0713/Brebes menyimpulkan bahwa perlu diadakan Latihan Simulasi Penanggulangan Bencana Gunung Slamet. Latihan Simulasi diadakan hari Rabu (3/9/2014) secara terpadu.

Latihan Simulasi mempunyai sasaran dengan mengevakuasi warga apabila terjadi peningkatan erupsi Gunung Slamet yang dihadiri Bupati Brebes, Dandim 0713/Brebes, Kapolres Brebes dan jajaran SKPD Kab. Brebes.

Dalam arahanya Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SH mengajak dan menghimbau masyarakat untuk mengikuti aturan dan instruksi yang disampaikan oleh petugas demi keamanan dan keselamatan bersama.

“Diharapkan masyarakat lebih berhati-hati dan mengungsi serta harus mau dievakuasi ketempat yang sudah disediakan dalam hal ini di Posko-Posko pengungsi apabila terjadi erupsi Gunung Berapi,” himbau Bupati

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Cahyadi Imam Suhada menginstruksikan agar seluruh instansi terkait dalam hal penanggulangan bencana Gunung Slamet untuk terus melakukan sosialisasi dalam rangka mengubah pola pikir masyarakat tentang bencana erupsi gunung api.

“Dengan cara apapun petugas evakuasi harus bisa melakukan pemaksaan bila warga yang bersangkutan tetap bertahan dipemukiman atau menolak di evakuasi saat gunung meletus,” tandas Dandim Cahyadi.

Disela-sela peninjauan latihan simulasi evakuasi di Desa Kaliwadas, Desa Dawuhan rombongan Bupati Brebes, Dandim 0713/Brebes, Kapolres Brebes dan jajaran SKPD Pemkab. Brebes menyempatkan untuk meninjau lokasi Obyek Wisata Tuk Suci berjarak 3 kilometer dari Dukuh Kaliwadas yang saat ini sedang diperbaiki akses jalannya agar para wisatawan merasa nyaman dan aman apabila akan menuju lokasi Obyek Wisata Tuk Suci.(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi