BrebesNews.Co 26 October 2014 Read More →

Haul ke- 3 KH Masruri Mughni Diperingati 10 Ribu Santri

khaul

Haul ke 3 penerus pondok pesantren Al-Hikma 2 Benda Sirampog KH. Masruri Mughni yang dihadiri kurang lebih 10.000 santri

BREBESNEWS.CO -Habib Umar Al Mutohar dari Semarang menjelaskan, problematika hidup manusia dapat diatasi dengan membaca istighfar. Pasalnya istighfar itu mampu menyapu dosa-dosa kita baik yang besar maupun yang kecil. Bahkan Nabi saja yang sudah ditasbihkan tidak memiliki dosa ternyata Nabi tetap beristighfar sebanyak 100 kali per harinya.

Demikian disampaikan Habib Umar saat mengisi haul KH Masruri Abdul Mughni ke-3 dan khaul ke-18 Ny Hj Adziyah binti H Miftah di Masjid Annur Pondok Pesanteren Al Hikmah 2 Benda Sirampog Brebes, Sabtu sore (25/10/2014).

Selanjutnya, Habib Umar menyanjung Almaghfurlah KH Masruri Mughni yang mantan Ketua PW NU Jateng yang konsisten membangun peradaban lewat pesantren. Hidupnya dicurahkan sepenuhnya untuk mengajar, membimbing umat sehingga sudah puluhan ribu santrinya bertebaran ke seluruh pelosok nusantara.

Habib menandaskan, untuk urusan dunia diberi oleh Allah kepada siapa saja. Namun, untuk urusan ilmu diberi Allah melalui orang yang di ridloi-Nya. “Untuk menjadi jenderal urusan agama, ya belajarlah ke pondok,” ucapnya.

Jangan sampai mengaji hanya lewat radio-radio liar yang tidak dikenal kredibiltas keimanan dan keilmuannya. Biasanya yang sering kita dengar di radio-radio liar itu senang membid’ah-bid’ahkan khaul, tahlil, manaqib. “Mereka sering membuat resah ibarat kentut yang mengeluarkan bau kentut dan saling memfitnah,” tutur Habib.

Habib juga mengajak untuk berhijrah dari kemaksiatan, kikir, buta tuli hati, dan berfikir negative. “Jangan sampai ibadahnya kuat, tetapi maksiatnya juga hebat,” tandas Habib.

Dia merindukan Indonesia menajadi negeri yang tanpa perkara, dalam artian tidak ada permasalahan dalam masyarakatnya. Karena masyarakatnya bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan tidak ada yang saling mencerabut hak-hak orang lain.

Atas nama keluarga, KH Mukhlas menyampaikan kalau KH Masruri tidak hanya menjadi milik keluarganya tetapi sudah menjadi milik umat. Sehingga sebagai keluarga hanya meminta maaf bilamana ada kekeliruan yang diperbuat keluarga.

Lebih dari 10 ribu pengunjung memadati acara haul yang datang dari seluruh penjuru nusantara. Baik itu berasal dari alumni, keluarga alumni maupun orang tua santri dan santri yang masih mondok di Al Hikmah 2.

Sekadar informasi, KH Masruri Mughni meninggal saat menunaikan haji 3 tahun lalu. Jenazanya dimakamkan di tanah suci Arab Saudi. KH Masruri Mughni adalah penerus berdirinya pondok pesantren Benda Al-Hikmah Sirampog, yang didirikan oleh kakeknya KH. Kholil bin Mahali pada tahun 1911. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi