BrebesNews.Co 30 October 2014 Read More →

Komunitas Pejuang ASI Kecamatan Wanasari Terbentuk

Kpasi wnsarri

Komunitas Pejuang Air Susu Ibu (KPASI) kecamatan Wanasari saat di bentuk

BREBESNEWS.CO -Komunitas Pejuang Air Susu Ibu (KPASI) Kabupaten Brebes membentuk KPASI Kecamatan Wanasari pada hari ini, Kamis (30/10/2014) di Aula Balai Desa Klampok-Wanasari Brebes. Sebanyak 40 orang di hadirkan dari unsur kader masing-masing desa se kecamatan Wanasari, Pendamping PKH se kec Wanasari, organisasi masyarakat (NU, Muhamadiyah, LDII, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah), TP PKK Kec Wanasari.

Asip Kurniawan selaku Wakil Ketua KPASI Brebes mengungkapkan Latar belakang berdirinya KPASI Kecamatan Wanasari ini di iniasiasi dari keprihatinan atas data cakupan ASI Kabupaten Brebes yang masih 32%, KPASI ini berupaya untuk membantu menaikkan derajat kesehatan di Kabupaten Brebes termasuk menaikkan cakupan ASI, fakta yang ada memang Cakupan ASI Kabupaten Brebes di bawah target Nasional, padahal target Nasional untuk cakupan ASI tiap Kabupaten/kota 75%.

Isti Yuriani Sekcam Wanasari yang mmbuka acara pembentukan KPASI menuturkan pengalamannya. “Dulu waktu saya punya anak, saya belum dapat informasi tentang ASI, sehingga anak saya yang sekarang sudah 20 tahun, hanya dapat merasakan ASI selama sebulan, beda dengan jaman sekarang pemerintah mewajibkan agar bayi usia 0-6 bln diberikan ASI saja tanpa dikasih makanan dan minuman apapun,” turur Isti Yuniarni.

Lebihjauh Isti Yniarni mengutarakan makanan terbaik bagi bayi yang berumur 0-6 bulan, hanya ASI. ASI juga ekonomis lho karena jika kita beli susu formula pengeluarannya jadi mahal, padahal jika pakai ASI pengeluaran keluarga menjadi hemat.

“ASI juga Praktis karena dimana pun tempatnya, tinggal melek jel bayinya langsung mendapatkan air susu yang pas dengan lambung bayi. ASI juga hygenis karena tidak mudah kena kuman beda lho dengan susu formula, jadi sudah saatnya ibu-ibu yang sedang menyusui hanya kasih ASI saja sebagai makanan terbaik untuk bayinya,” tandas Isti Yuniarni menegaskan.

Selanjutnya Narasumber dari Konselor ASI Bidan Nunung Indriyani mengatakan jika minum obat saat bayi sakit, maka masih di kategorikan ASI ekslusif, Payudara yang di masase (uyeg-uyeg) sebenarnya tidak baik, alasannya sudah ada saluran kelenjar menuju ke puting susu, jadi tidak usah di uyeg-uyeg, dengan penghisapan yang benar maka produksi air akan lancar.

“ASI mudah dicerna, diserap secara efisien, dan mampu melindungi infeksi sehingga bayi tidak mudah sakit malah jadi sehat, cerdas, dan ceria. jangan dikasih pisang ambon/pisang ijo bagi bayi yang belum usia 6 bln dikarenakan lambung bayi belum kuat karena lambung bentuknya kaya biji kelereng,” terang Bidan Nunung.

Pada acara ini juga disampaikan sosialisasi tentang BPJS oleh Andri dari mulai apa itu BPJS, syaratnya, manfaatnya dan di akhir acara dipandu oleh Asif Kurniawan dari KPASI Brebes untuk memfasilitasi terbentuknya Pengurus KPASI Kecamatan Wanasari, dengan struktur ketua : Ibu Sofiati Nuriddin, Wakil Ketua : Rita untuk Sekretaris : Tarjaya, dan Bendahara : Kartini . (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi