BrebesNews.Co 21 October 2014 Read More →

KPMDB Jogja Rekrut Anggota Baru

kpmdb1

KPMDB Jogja mendengarkan wejangan dari Atmo Tan Sidik saat perekrutan anggota baru

BREBESNEWS.CO (Jogjakarta) -Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) menggalang anggota baru. Penggalangan dilakukan untuk merekatkan para mahasiswa dan pelajar yang ada di Jogjakarta dan sekitarnya. Termasuk mengkritisi dan mencari solusi tentang pembangunan Brebes dari sudut pandang pelajar dan mahasiswa yang tengah belajar di luar daerah.

“Untuk merekatkan pelajar dan mahasiswa Brebes, kami selalu menggalang anggota baru setiap tahun usai penerimaan mahasiswa baru,” kata Ketua Panitia Penyelenggara M Sofyan Bagus Pratama di Wisma Erlangga Jalan Tlogo Putri Obyek Wisata Kaliurang Yogyakarta, Sabtu (18/10).

Kata Sofan, lebih dari 35 anggota baru telah bergabung untuk membaktikan diri ke Brebes melalui kegiatan kemahasiswaan. Mereka berasal dari UGM, UIN, UII, UMY, Amikom, dan STIMIK. “Lewat forum KPMDB bisa membangun rasa kekeluargaan dalam Berorganisasi,” turut Sofan.

Salah seorang mahasiswa, Akbar antara lain menanyakan sikap Pemerintah Kabupaten Brebes yang tak kunjung memberikan beasiswa bagi Mahasiswa. Demikian juga tidak tersedianya dana khusus untuk pengembangan organisasi KPMDB. “Selama ini kami hanya meminta pertolongan pada para alumni dan iuran anggota,” gugat Akbar.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan kondisi dan perencanaan pembangunan Brebes oleh Kepala BAPPEDA Brebes Ir Djoko Gunawan MT. Dia menyampaikan prospek dan hambatan pembangunan Kabupaten Brebes.

Dosen Fakultas Peradaban UIN Yogyakarta Dr Tafrikhudin menandaskan pentingnya membangun peradaban dengan budaya baca. Membaca bisa meningkatkan daya nalar dan tingkat intelektual. “Dengan membaca bisa menggenggam dunia,” tutur ahli perpustakaan yang asli Kluwut Bulakamba itu.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik atas nama Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada KPMDB Yogyakarta yang secara aktif menggiatkan organisasi. Kebangkitan pemuda, bisa terlihat pada sejauh mana tingkat kepedulian pada bangsa melalui organisasi.

Untuk itu, jangan sampai menjadi pecundang, selalu menyalahkan orang lain sementara dirinya sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan orang sering kali menyalahkan binatang ‘asu’ sehingga asu sampai dugal maring manungsa. “Karena ketidakmampuan manusia, sampai-sampai ana puisi dugale asu maring manungsa,” kata Atmo seraya membaca puisi tersebut yang ditimpali dengan gelak tawa para mahasiswa.

Mahasiswa, kata Atmo, harus membuktikan kecerdasan dengan kualitas yang unggul. Dengan upaya melakukan terobosan-terobosan baru, ide-ide baru, menjadi manusia elit yang mampu menggenggam dunia.

Acara diakhiri dengan tukar menukar cindera mata dan buku Karya Sang Maestro Pelestari Budaya Drs Atmo Tan Sidik serta pelantikan anggota baru. (ILMIE)

Posted in: Kampus